- Polres Sumedang menerjunkan personel Dalmas mengamankan pembagian Tunjangan Hari Raya (THR) karyawan PT Kahatex pada Jumat (13/3/2026).
- Pengamanan tersebut bertujuan memberikan perlindungan nyata kepada pekerja dari potensi kejahatan dan praktik premanisme menjelang Idul Fitri.
- Aksi preventif ini merupakan bagian operasi cipta kondisi Polres Sumedang untuk menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif di kawasan industri.
SuaraJabar.id - Hiruk-pikuk menjelang Hari Raya Idul Fitri mulai terasa di kawasan industri Jatinangor. Bagi ribuan karyawan PT Kahatex, Jumat (13/3/2026) bukan sekadar hari kerja biasa.
Ini adalah hari yang dinanti, hari di mana peluh keringat selama setahun terbayar tunai melalui pembagian Tunjangan Hari Raya (THR).
Namun, di balik kegembiraan wajah-wajah pekerja yang mengantre, ada pemandangan yang memberikan rasa tenang. Barisan personel berseragam lengkap yang bersiaga di setiap sudut strategis.
Kepolisian Resor (Polres) Sumedang menyadari bahwa uang THR adalah sasaran empuk bagi pelaku kejahatan maupun praktik premanisme.
Menanggapi potensi tersebut, atas instruksi langsung Kapolres Sumedang, puluhan personel Dalmas dari Satuan Samapta hingga jajaran Polsek Jatinangor diterjunkan langsung ke lokasi perusahaan di Jalan Raya Cicalengka tersebut.
Kapolres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika, menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah kerumunan pekerja bukan untuk menciptakan suasana tegang, melainkan menjadi perisai bagi hak-hak masyarakat.
“Kehadiran kami di lokasi merupakan bentuk komitmen Polri untuk memberikan perlindungan nyata. Kami ingin para karyawan yang sedang menerima THR merasa aman dan nyaman. Jangan sampai kebahagiaan mereka terganggu oleh rasa was-was,” ujar Sandityo dengan nada tegas.
Langkah preventif ini diambil bukan tanpa alasan. Periode menjelang Lebaran selalu identik dengan peningkatan aktivitas ekonomi yang linier dengan meningkatnya risiko gangguan keamanan. Polisi tak ingin memberi celah sedikit pun bagi aksi premanisme yang kerap memanfaatkan momen "panen" di kawasan industri.
Pengamanan di PT Kahatex hanyalah satu dari sekian banyak rangkaian operasi cipta kondisi yang dilakukan Polres Sumedang.
Baca Juga: Maut Menjemput di Simpang Tonjong: Detik-Detik Avanza Oleng Renggut Nyawa Pejalan Kaki di Ciamis
Sandityo menjelaskan, pihaknya telah memetakan sejumlah titik strategis di kawasan industri dan pusat keramaian untuk dipertebal pengamanannya.
“Selain pengamanan di lokasi pembagian THR, kami juga meningkatkan patroli rutin. Fokus kami adalah menjaga situasi Kamtibmas agar tetap kondusif, sehingga mobilitas masyarakat yang meningkat menjelang Idul Fitri ini berjalan lancar,” tambahnya.
Hingga proses penyaluran berakhir, suasana di PT Kahatex terpantau tertib. Para buruh pun bisa bernapas lega. Dengan pengawalan ketat ini, "uang Lebaran" yang mereka perjuangkan kini aman dalam genggaman, siap dibawa pulang untuk merayakan kemenangan bersama keluarga di kampung halaman.
Artikel ini telah tayang di website harapanrakyat.com media jaringan Suara.com dengan judul "Antisipasi Premanisme Jelang Lebaran, Polres Sumedang Amankan Pembagian THR Karyawan PT Kahatex"
Berita Terkait
-
Maut Menjemput di Simpang Tonjong: Detik-Detik Avanza Oleng Renggut Nyawa Pejalan Kaki di Ciamis
-
Bukan Sekadar Urusan Masak: Gegara Limbah dan Asrama, 2 SPPG di Banjar Disetop Pusat
-
Berpacu dengan Waktu: 80 Warga Jabar Terjebak di Zona Perang Timur Tengah Menanti Dievakuasi
-
Kado Manis Lebaran: Saat Ribuan Sopir Angkot dan Andong Jabar Dibayar untuk "Rebahan" di Rumah
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan
-
Kebakaran Lahan di Ciumbuleuit Bandung Diduga Dipicu Sampah Ilegal, Farhan Dorong Penyelidikan
-
Gedor Wilayah Cicendo, Tim Gabungan Kota Bandung Eksekusi 18 Bangunan Liar demi Penataan Ruang
-
Cara Menyiapkan Dana Pensiun di Usia Produktif: Percayakan Kepada BRI DPLK
-
Tragedi KM Virgo Transport 8, Politisi PDIP Tagih Janji Menhub Tegakkan Aturan