SuaraJabar.id - Sebuah mobil pemadam kebakaran mogok tepat di depan Kantor Wali Kota Banjar. Berutung, mobil itu tidak sedang dalam kondisi dalam perjalanan menuju lokasi kebakaran tapi baru saja selesai bertugas memadamkan api.
Kejadian mobil damkar milik UPTD Pemadam Kebakaran Kota Banjar mogok di jalan ini bukan yang pertama kalinya terjadi.
Kepala UPTD Pemadam Kebakaran Kota Banjar, Aam Amijaya mengatakan, dalam peristiwa kebakaran itu, pihaknya menerjunkan dua unit mobil.
“Setelah selesai memadamkan api, kurang lebih sekitar pukul 17.30 WIB mobil B itu mogok karena mengalami mati mesin,” katanya, Senin (26/04/2021).
Menurut Aam, sebelumnya mobil damkar ini sering mengalami mogok sesaat setelah menjalankan tugas kemanusiaan menangani kebakaran.
Kondisi armada yang telah usang dan sering kali mendapat perbaikan itu menjadi faktor penyebab utama mobil sering mogok. dan membuat petugas kebingungan.
“Usia mobil ini sama dengan usia Kota Banjar. Jadi seperti ini bukti dan kenyataannya,” ungkap Aam.
Menanggapi mogoknya mobil damkar, Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kota Banjar, Yana Bachyan mengatakan, hal tersebut bisa saja menghambat pelayanan terhadap masyarakat. Terlebih, mobil tersebut digunakan saat dalam keadaan darurat seperti terjadinya kebakaran.
“Nggak kebayang kalau sampai ada kejadian kebakaran rumah dalam lingkungan padat penduduk, terus mobil pemadam kebakarannya mogok,” ujarnya.
Baca Juga: Hidup Sebatang Kara, Mak Elin Ditolak Masuk Panti Jompo Gara-gara Ini
Yana menyebutkan, sudah saatnya kini Pemerintah Kota Banjar melakukan pembaruan kendaraan yang sering mogok saat memberikan pelayanan kedaruratan terhadap masyarakat.
“Kalau kendaraannya mogok saat kondisi darurat, sudah saatnya ganti sama yang baru. Sehingga masyarakat merasa nyaman dengan adanya kecepatan pelayan,” tandas Yana.
Berita Terkait
-
Wamendagri Wiyagus Tekankan Sinergi Daerah Sukseskan MBG dan Kopdeskel Merah Putih
-
Alam 'Mbah Dukun' Sekarang Kerja Apa? Diam-diam Maju Pilkada, Cuma Punya Harta Rp1,4 M
-
Cek Fakta: Banjar Kota Termiskin di Jawa Barat, Apa Iya?
-
Teror Ketukan Misterius Tengah Malam Bikin Warga Kota Banjar Resah
-
Viral Bocah SD di Banjar Nyawer Biduan, Kepala Sekolah: Itu Inisiatif Orang Tua
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
4 Rekomendasi Serum Wajah di Bawah Rp150 Ribu, Murah tapi Kualitasnya Top Bikin Auto Ganteng
-
'Nggak Ada yang Gitu-gitu', Respons Singkat Dedie Rachim Justru Tambah Kekecewaan Warga Kayumanis
-
Warga Munjul Merasa Dikelabui! Proyek PSEL Pemkot Bogor Tuai Penolakan Keras
-
Tambang Ditutup 7 Bulan, Bupati Bogor Minta Dedi Mulyadi Beri Kepastian Warga
-
Gunakan Dana Rp100 Miliar, Anggaran Konstruksi Jalur Khusus Tambang di Bogor Siap Digenjot