SuaraJabar.id - Klaster baru Covid-19 muncul di Kabupaten Bandung Barat (KBB) di tengah bulan suci Ramadan ini. Sebanyak 51 orang yang bekerja di satu tempat yang sam terkonfirmasi positif Covid-19.
Puluhan yang terkonfirmasi positif tersebut di antaranya merupakan siswa SMK asal Indramayu yang tengah menjalani Praktikum Kerja Lapangan (PKL) di tempat wisata La Fresa Lembang. Sebagian lainnya adalah pekerjaan tempat wisata tersebut.
Kepala Puskesmas Jayagiri, Lembang, Yaniar Ratnadewi mengungkapkan, awal ditemukannya kasus tersebut bermula ketika ada seorang siswa mengeluhkan demam selama tujuh hari disertai demam dan flu like syndrome dan anosmia.
"Tanggal 16 April itu seorang siswa berobat ke Puskesmas Jayagiri. Lalu dilakukan pemeriksaan swab PCR. Tanggal 21 April keluar hasil positif," ungkap Yaniar saat dihubungi, Kamis (29/4/2021).
Kemudian dilakukan tracing untuk mengetahui penyebaran kasusnya. Ternyata ada sebanyak 18 orang siswa PKL yang ngontrak di rumah penduduk. Pihaknya lalu melakukan swab tes lagi pada 23 April terhadap 13 orang siswa yang masih ada di lokasi tersebut.
Pasalnya, ternyata ada lima orang siswa yang tengah menjalani PKL sudah dijemput orang tuanya.
"Karena 5 orang siswa lainnya ternyata sudah dijemput orang tuanya dari Indramayu. Padahal mereka juga menunjukkan gejala terindikasi Covid-19," katanya.
Hasilnya dari 13 orang siswa yang di swab tes ada 12 siswa yang positif dan 1 orang negatif. Tanpa sepengetahuan Puskesmas dan La Fresa, mereka juga ternyata pulang ke Indramayu mengunakan mobil travel.
Lalu pada 26 April dilakukan lagi pemeriksaan swab PCR kepada pegawai La Fresa dan 30 orang siswa PKL dengan jumlah seluruhnya sebanyak 146 orang.
Baca Juga: Tambah 5.833 Kasus, Pasien Positif Covid-19 Indonesia jadi 1.662.868 Orang
"Tanggal 29 April keluar hasil 33 staf La Fresa dan 5 orang siswa PKL positif Covid-19. Karena mess La Fresa tidak cukup untuk isolasi mandiri, akhirnya 5 siswa dan 3 orang staf dievakuasi ke Secapa AD," pungkasnya.
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Berita Terkait
-
Kemarau Panjang, Waduk Cipancuh di Indramayu Berubah Jadi Hamparan Tanah Kering
-
Sukses Lipat Gandakan Hasil Panen, Lucky Hakim Bongkar Kunci Sukses Pertanian Indramayu
-
APKLI Ganti Nama Jadi APKLI Merah Putih, Dukung 5 Program Prioritas Prabowo
-
Dilarang Gelar Lapak Mulai 31 Agustus, Bagaimana Nasib PKL Kramat Jati?
-
Perempuan Diduga ODGJ Teriak-Teriak dan Ingin Peluk Bupati Indramayu saat Upacara HUT RI
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Dendam Lama Berujung Maut, Anak Sambung Diduga Bunuh Ibu Tiri di Bandung
-
Didorong Publik Usut Lapas Cibinong, KPK: Kami Terus Pantau
-
Cari Money Changer Terdekat? BRI Hadir di Bandara, Pelabuhan hingga Pusat Kota
-
Dari Sepeda hingga Cita-Cita, BRI Peduli Temani Perjalanan Mahesa Meraih Mimpi
-
Kasus Lapas Cibinong Disorot, Pakar Dorong Pengawasan Nasional Diperketat