SuaraJabar.id - PT KAI Daop 2 Bandung menyatakan, kereta api lokal Cicalengka-Padalarang kemungkinan tetap melayani masyarakat saat larangan mudik lebaran.
Berdasarkan kebijakan pemerintah, warga di wilayah Bandung Raya diperkenankan mudik lebaran tahun ini. Namun terlarang untuk warga yang masuk ataupun keluar Bandung Raya.
"Dimungkinkan akan tetap jalan untuk aglomerasi ke Cicalengka-Padalarang. Namun frekuensi perjalannya kita masih menunggu keputusan KAI pusat," kata Pelaksana Harian Manajer Humasda Daop 2 Bandung, M Reza Pahlepi, saat dihubungi, Minggu (2/5/2021).
Untuk KA Cibatu-Purwakarta, pihaknya belum bisa memastikannya. Sebab, operasi kereta melewati luar wilayah Bandung Raya.
"Kita masih menunggu," ucapnya.
Untuk perjalanan kereta api jarak jauh, hampir dipastikan tidak akan beroperasi selama berlakunya pelarangan mudik. Meskipun petunjuk resminya masih menunggu dari PT KAI pusat.
Terlebih lagi, kata Reza, hingga saat ini pihaknya belum merilis jadwal perjalanan kereta api jarak jauh pada 6-17 Mei. Kemudian, sejauh inipun belum ada arahan untuk penjualan tiket pada tanggal tersebut.
"Saat ini belum ada pelanggan yang melakukan pemesanan di tanggal tersebut. Yang pasti kita masih menunggu keputusan dari kantor pusat. Kita akan selalu mematuhi kebijakan-kebijakan yang telah ditetapkan oleh pemerintah," ujar Reza.
Sejauh ini belum ada peningkatan penumpang kereta api jarak jauh yang dilayani dari daop 2 Bandung. Jumlah okupansi penumpangnya nyaris sama disaat sebelum Ramadhan.
Baca Juga: Covid-19 di Brazil Tembus 14,7 Juta Orang dan 406 Ribu Pasien Meninggal
"Peningkatn volume angkutan penumpang kalau kita bandingkan dengan sebleum Ramadan, belum ada peningkaatn signifikan. Rata-rata 1.600 per hari," tukasnya.
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua
-
Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang
-
Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok
-
DPRD Jabar: Penyerangan Bus Persib U-18 Bukan Rivalitas, tetapi Kriminalitas
-
Utang Rp25 Juta Diduga Jadi Motif Pembunuhan Sopir Ojol di Sumedang