SuaraJabar.id - Sopir Elf Jurusan Terminal Pasirhayam Cianjur-Cianjur Selatan tak bisa mendulang uang di momentum Lebaran tahun ini. Pasalnya, hampir tak ada pemudik yang menggunakan jasa mereka.
Kondisi Terminal Pasirhayam sendiri sepi penumpang pada H-1 Lebaran, rabu (12/5/2021).
Padahal, terminal ini merupakan pintu masuk puluhan ribu pemudik ke Cianjur wilayah selatan.
Di antaranya Campaka, Campaka Mulya, Sukanagara, Pagelaran, Tanggeung, Cibinong, Sindangbarang, Cidaun, Agrabinta, Leles, Cijati, Kadupandak, Takokak dan Pasir Kuda.
Kendaraan umum yang didominasi mobil elf hanya terparkir di jalur jurusan daerah Cianjur selatan yang dituju. Mereka menunggu penumpang yang dari pagi hingga siang bisa dihitung dengan jari.
Asep (45) sopir mobil elf jurusan Cianjur – Sindangbarang mengatakan, hampir bisa dikatakan tidak ada penumpang dari luar kota uang hendak ke Cianjur selatan.
“Saya kira tidak ada, kalaupun ada juga penumpang asal Cianjur yang pulang kampung, bukan dari luar kota,” kata Asep pada Cianjur Today-jejaring Suara.com, Rabu (12/5/2021).
Asep menceritakan, tahun lalu walau sedang pandemi Covid 19, masih terhitung banyak warga dari luar kota yang mudik. Tapi tahun karena ada larangan dari pemerintah pusat, akhirnya para sopir terimbas.
“Sama pandemi Covid-19 saja kita sudah terasa dampaknya, susah cari untuk kebutuhan sehari-hari, sekarang ada larangan lagi. Sudahlah makin susah aja. Dulu bisa dapet banyak, sekarang mau dapet Rp 100 ribu juga susah,” keluh Asep.
Baca Juga: Terima Remisi, Narapidana di Sumsel Langsung Bebas Saat Lebaran
Santi Nurhayati (23) penumpang yang hendak Lebaran bersama keluarga di Takokak mengaku bukan mudik, tapi pulang kampung.
“Pulang kampung aja ini mah, kan lagian saya kerja di Cianjur Kota,” kata Santi.
Banyak teman sekampung, ujar Santi, terpaksa tertahan di kota tempat mereka bekerja. Ada yang memutuskan tidak mudik, ada yang mudik pas hari Lebaran.
“Banyak teman dari kampung tertahan, karena kan adanya penyekatan. Tapi sih katanya mau mudik pas hari lebaran atau malam takbiran,” tandasnya.
Berita Terkait
-
Abu Vulkanik Cukup Tebal Sampai ke Cianjur, CFD Sepi dan Kendaraan Tertutup Debu
-
BMKG Ungkap Pemicu Gempa Cianjur Terasa hingga Jakarta, Aktivitas Sesar Aktif di Kedalaman 4 Km
-
Gempa M4,3 Cianjur Terasa hingga Lantai 9 Gedung di Jakarta, Pekerja: Lantainya Goyang
-
Gempa M 4,4 Guncang Cianjur Terasa Hingga Jakarta dan Bandung, Warga: Kayak Ada yang Banting Pintu
-
Gempa M 4,3 Guncang Cianjur, Getaran Terasa hingga Jakarta
Terpopuler
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
- Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- 5 Manfaat Air Mawar untuk Wajah dan Kulit yang Menarik Diketahui
Pilihan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
-
Siswa TK sampai SMA di Jakarta dan Tangerang Raya PJJ Sampai Rabu 9 September
-
Episode Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Kata Badan Geologi
-
Abu Vulkanik Krakatau Meningkat, Operasional Bandara Soetta Berhenti hingga Pukul 6 Sore
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
Terkini
-
6 Fakta Warga Bogor 'Panic Buying' Masker Imbas Erupsi Krakatau: Stok Apotek Ludes
-
Pre-Event The Papandayan Jazz Fest 2026 Sukses Digelar di Kota Baru Parahyangan
-
Lewati Turunan dan Belokan, Truk Sembako Terguling di Hutan Cipeucang Sukabumi
-
Snoopy Run Indonesia 2026, Momen Berkumpul Keluarga hingga Komunitas Pecinta Anabul
-
Si Mago Merah Amuk Kasepuhan Sinar Resmi Cisolok, 5 Rumah dan MCK Ludes Terbakar