SuaraJabar.id - Objek wisata air panas alami Cipanas di kawasan Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat, ditutup sementara. Pengelola disebut telah mengabaikan protokol kesehatan yang khawatir terjadi penularan Covid-19 saat musim libur Idul Fitri 1442 Hijriah.
"Kalau jalurnya enggak ditutup, yang ditutup kolam renangnya," kata Kepala Polsek Tarogong Kaler Iptu Masrokan saat pengamanan kawasan wisata Cipanas Garut, Minggu (16/5/2021).
Masrokan menuturkan, kawasan wisata unggulan di Garut itu sejak libur Idul Fitri ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah.
Banyaknya kunjungan wisatawan hingga terjadi kerumunan orang itu, kata Masrokan, membuat pemerintah harus menutupnya karena khawatir terjadi penularan wabah Covid-19 di tempat wisata.
"Semua ditutup antisipasi penyebaran Covid-19 karena banyaknya pengunjung," kata Masrokan.
Ia menyampaikan selama penutupan objek wisata Cipanas Garut itu seluruh pengelola memanfaatkannya dengan menguras kolam dan membersihkan lingkungan objek wisata.
"Kolam renang sementara dikuras, dibersihkan sambil menunggu instruksi," katanya.
Wakil Ketua 1 Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Garut juga Komandan Kodim 0611 Garut Letkol CZi Deni Iskandar mengatakan jajarannya pada Sabtu (15/5) melakukan peninjauan ke tempat wisata pemandian air panas di Garut.
Hasil peninjauan bersama unsur pimpinan daerah Garut itu, kata dia, menemukan beberapa tempat wisata tidak disiplin protokol kesehatan padahal seharusnya dipatuhi oleh pengelola wisata maupun pengunjungnya.
Baca Juga: Tempat Wisata Melanggar Prokes, Ini Perintah Satgas Covd-19
Agar tidak ada kunjungan ke tempat wisata, kata Deni, maka jajarannya bersama Polri, dan petugas dinas terkait Pemkab Garut bersiaga di tempat wisata untuk mencegah kedatangan pengunjung.
"Dari TNI, Polri, dan Pemkab Garut saat ini bersiaga di seluruh tempat wisata untuk menjaga agar tidak ada yang masuk," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Modus Ancaman dan Iming-iming Uang, Polisi Bongkar Aksi Bejat Kakek A Terhadap Bocah 11 Tahun
-
Bejat! Kakek 65 Tahun di Garut Diciduk Usai Setubuhi Anak di Bawah Umur Tiga Kali
-
BRI Dorong Pemberdayaan Perempuan dengan Hadirkan Srikandi Pertiwi
-
Tanpa Transit! KA Sangkuriang Rute Ketapang-Bandung Resmi Beroperasi 2 Mei 2026
-
Harga MinyaKita di Pasar Bebas Bandung Melambung