SuaraJabar.id - Bencana tanah longsor terjadi di Kampung Kampung Kubang RT 02/16, Desa Bunijaya, Kecamatan Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Senin (17/5/2021) malam.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang diperkirakan terjadi sekitar pukul 23.00 WIB itu. Namun warga dipastikan gagal panen sebab sawahnya tertimbun material longsor berupa tanah.
Camat Gununghalu, Hari Mustika mengungkapkan, longsor tersebut dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 19.00 WIB.
"Kejadian longsornya diperkirakan pukul 23.00 WIB," kata Hari saat dihubungi Suara.com, Selasa (18/5/2021).
Penanganan pun sempat terkendala cuaca sehingga baru dilaksanakan pada Selasa (18/5/2021) pagi. Longsor tersebut merusak sawah milik tiga warga yang diperkirakan mencapai 1 hektare.
Selain itu, saluran irigasi sepanjang 12 meter dengan lebar 1 meter juga rusak karena tertimbun longsor. Padi yang sudah hijaupun tertimbun dan tidak bisa dipanen pemiliknya.
"Irigasinya hancur. Kalau sawah yang tertimbun sekitar 1 hektare. Kerugiannya belum dihitung," ucap Hari.
Rusaknya saluran irigasi itu, lanjut Hari, juga membuat pengairan ke sawah di sekitarnya menjadi terganggu. Sebab, irigasi tersebut merupakan saluran pengairan utama lahan pertanian di Kampung Kubang.
"Sekitar 30-40 hektare sawah yang terdampak pengairannya," terang Hari.
Baca Juga: Heboh Penampakan Hewan Misterius di Bandung, Cica: Munculnya Setahun Sekali
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Berita Terkait
-
Sawah Rusak 94 Ribu Hektare di Sumatra, Mentan Minta Tambahan Dana Rp2,1 Triliun untuk Perbaikan
-
Diprotes Warga Srengseng Sawah, Pemprov DKI Jakarta Siap Evaluasi Izin Party Station
-
Warga Kampung Sawah Gelar Aksi Tolak Hiburan Malam Party Station
-
Penyebab Longsor Cisarua Dominasi Faktor Alam, Ahli Ungkap Ancaman Geologis Gunung Burangrang
-
Kemensos Terus Suplai Logistik dan Buka Posko Kesehatan Korban Longsor Cisarua
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Kunjungi Ponpes Fathul Ma'ani, Momen Kaesang Pangarep Main Kuis dengan Santri
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bandung, Sukabumi dan Purwakarta Jumat 27 Februari 2026
-
Dedi Mulyadi Semprot Aturan Sampah: Izin PLTSa 6 Tahun Baru Kelar, Tapi Rakyat Mau Dipidana
-
GBLA Membara! Persib Bandung Pesta 5 Gol Tanpa Balas, Madura United Tak Berdaya
-
Lapis Hukum Ganda Menanti Ibu Tiri TR: Setelah Pidana, Disusul Administrasi Kepegawaian Kemenag