SuaraJabar.id - Wali Kota Banjar, Ade Uu Sukaesih harus menjalani isolasi mandiri sejak Senin (24/5/2021) kemarin. Ia menjalani isolasi mandiri akibat ada salah satu sopirnya yang terkonfirmasi positif Covid-19.
Salah satu sopir Wali Kota Banjar dikabarkan positif Covid-19 setelah melakukan perjalanan dari Pemprov Jabar beberapa waktu lalu.
Hal ini dibenarkan Jubir Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjar, Agus Nugraha. Ia menjelaskan, perjalanan tersebut dalam rangka menghadiri penghargaan WTP dari BPK di Pemprov Jabar.
Namun, setelah setelah itu Ade Uu justru mengeluhkan tidak enak badan. Sehingga lima orang di antaranya, termasuk sopir menjalani swab PCR di Puskesmas Purwaharja 1.
“Memang kegiatan dinas beliau beberapa hari terakhir sangat padat. Bahkan beberapa hari lalu baru pulang setelah mendapatkan penghargaan WTP dari BPK. Sehingga Ibu Wali Kota memilih istirahat karena kelelahan,” katanya.
Terpisah, Kepala Puskesmas Purwaharja 1, drg. Westra Kharisma, mengatakan, berdasarkan tes swab PCR pada Minggu (23/5/2021) kemarin, hasil pemeriksaan Wali Kota Banjar, Ade Uu Sukaesih negatif.
“Kemarin kita memeriksa 5 orang, termasuk Bu Wali. Hasilnya sopir Wali Kota Banjar positif dan lainnya negatif,” ungkapnya.
Setelah mengetahui hasil tersebut, lanjutnya, Wali Kota memutuskan untuk isolasi mandiri guna membatasi mobilitas selama satu minggu lamanya.
Baca Juga: Polsek Tanjung Duren Swab 1.096 Pemudik, 23 Orang Reaktif Covid-19
Berita Terkait
-
Wamendagri Wiyagus Tekankan Sinergi Daerah Sukseskan MBG dan Kopdeskel Merah Putih
-
Alam 'Mbah Dukun' Sekarang Kerja Apa? Diam-diam Maju Pilkada, Cuma Punya Harta Rp1,4 M
-
Cek Fakta: Banjar Kota Termiskin di Jawa Barat, Apa Iya?
-
Teror Ketukan Misterius Tengah Malam Bikin Warga Kota Banjar Resah
-
Viral Bocah SD di Banjar Nyawer Biduan, Kepala Sekolah: Itu Inisiatif Orang Tua
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Farhan Tegaskan Penghuni Kos Bandung Tak Boleh Tertutup: Bukan KTP Sini Pun Wajib Terdata RW
-
Tertibkan 63 Bangunan Liar di Dipatiukur, Walikota Bandung: Sesuai Perda, Tak Ada Ganti Rugi
-
Buntut Kasus Penganiayaan di Bandung, Dedi Mulyadi: Seluruh Kontrakan Wajib Terdaftar Online
-
Bukan Hanya Disiksa, Korban YTR Diduga Dipaksa Bertato 'Yuvita Love Taufik' dan Wajah Pelaku
-
Penganiaya Wanita di Bandung Diciduk Polisi, Kapolda Jabar: Pelaku Negatif Narkoba