SuaraJabar.id - Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Ciamis menjadi dua daerah di Jawa Barat yang menyandang status zona merah Covid-19 pekan ini.
Bandung Barat dan Ciamis menyandang status risiko tinggi penyebaran Covid-19 bersama 15 kota dan kabupaten lainnya.
Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat, jumlah daerah zona merah pada pekan ini naik dari pekan sebelumnya dari 13 menjadi 17 kabupaten/kota.
Zona merah terbanyak masih didominasi daerah di Sumatera, antara lain Kota Medan di Sumut; Kota Palembang di Sumsel; Dharmasraya, Solok, Agam, Lima Puluh Kota di Sumbar; Siak, Kuantan Singingi di Riau; Karimun, Batam di Kepri; Banda Aceh di Aceh; dan Tebo di Jambi.
Baca Juga: Positif COVID-19, Wagub Jabar: Saya Agak Teledor
Zona Merah di Pulau Jawa ada di Kudus dan Tegal, Jawa Tengah; dan Ciamis dan Bandung Barat di Jawa Barat. Serta Kota Bima di Nusa Tenggara Barat.
Sementara, jumlah kabupaten/kota yang masuk dalam resiko sedang atau oranye naik dari 322 menjadi 332 kabupaten/kota (64,40 persen).
Lalu, zona resiko rendah atau kuning turun menjadi 158 kabupaten/kota, dan zona hijau atau zona hijau tidak ada kasus 7 kabupaten/kota, serta tidak terdampak satu kabupaten/kota.
Satgas meminta pemda memperbaiki kondisi ini hingga semuanya menjadi zona kuning atau hijau dengan meningkatkan kedisiplinan 3M; memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan, serta 3T; testing, tracing, treatment.
Rumah Sakit Covid-19 di Bandung Barat Penuh
Baca Juga: Korupsi Tanggap Darurat Covid-19, KPK Periksa Kepala Inspektorat Kabupaten Bandung Barat
Sebelumnya diberitakan, sebanyak 5 rumah sakit yang menerima pasien Covid-19 di Kabupaten Bandung Barat atau KBB saat ini dilaporkan dalam kondisi penuh.
Berita Terkait
-
Lawan Ridwan Kamil, Lisa Mariana Akan Konferensi Pers Meski Kondisi Mental Tak Stabil
-
Warga Jabar yang Taat Pajak Jangan Iri karena Tak Dapat Pemutihan, Dedi Mulyadi Siapkan Surprise
-
H-2 Lebaran, Arus Mudik di Tol Cipali Ramai Lancar
-
Ragam Pesan-pesan Lucu dan Mengharukan Pemudik Motor di Kalimalang
-
Lisa Mariana Akui Perbuatannya dengan Ridwan Kamil Salah: Tapi Saya Gak Pernah Hubungi Duluan
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar