SuaraJabar.id - Bandit jalanan bersenjata tajam kembali beraksi. Kali ini mereka mengobrak-abrik sebuah warung dan merampas sepeda motor seorang mahasiswa. Aksi mereka terekam video lalu viral di media sosial.
Aksi kejahatan di Jalan Raya Cihanjuang, Kampung Tutugan RT 03/05, Desa Cihanjuang Rahayu, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB) itu terjadi pada Rabu (9/6/2021) sekitar pukul 03.31 WIB.
Dalam video yang beredar, terlihat korban mendatangi sebuah warung yang terdapat pom bensin mini. Korban memesan sesuatu dan terlihat duduk menunggu.
Namun tiba-tiba datang sejumlah orang menggunakan sepeda motor. Salah satunya yang mengenakan pakaian berwarna merah turun dari sepeda motor dengan membawa senjata tajam.
Korban pun dengan spontan lari ke arah belakang. Sementara pelaku terlihat merusak dan menjarah beberapa jajanan warung yang diketahui milik Cucum (62). Pelaku pun pergi membawa sepeda motor korban.
"Iya betul. Waktu itu yang jaga si bapak (suaminya). Korban itu mahasiswa sedang beli rokok," kata Cucum kepada Suara.com, Jumat (11/6/2021).
Berdasarkan cerita dari suaminya, saat sedang menunggu rokok pesanannya, datang empat orang menggunakan dua sepeda motor. Salah satunya turun membawa senjata tajam yang membuat suaminya dan korban ketakutan.
"Suami saya tetep di dalam warung, korban lari ke belakang mau dibacok. Pelaku soalnya bawa golok panjang," ujarnya.
Sudah ada pihak dari kepolisian yang melakukan pengecekan ke lokasi. Cucum berharap para pelaku segera ditangkap dan diberikan hukuman setimpal.
Baca Juga: Viral Wanita Curhat Kerasnya Hidup di Desa, Diomongin Tetangga Sampai Dikira Ngepet
"Mudah-mudahan cepet ketangkap. Warung ini memang biasanya buka 24 jam," ucapnya.
Kejadian tak mengenakan ini bukan yang pertama kali dialami Cucum dan suaminya. Sudah tiga kali ia ditipu para konsumen yang berpura-pura membeli bensin. Ketika sedang mengisi bensin, ternyata uang miliknya diambil konsumen yang tak bertanggungjawab.
"Kalau ada yang beli bensin kan keluar, diisiin. Saya sama suami seperti asyik aja gak ada pikiran lain selain mengisi bensin. Ternyata uang saya diambil. Pertama itu Rp 900 ribu, kemudian Rp 600 ribu dan terakhir Rp 200 ribu sama HP. Makannya saya pasang CCTV," beber Cucum.
Terpisah, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Cimahi, AKP Yohannes Redhoi Sigiro mengatakan pihaknya sudah melakukan pengecekan ke lokasi dan sedang melakukan penyelidikan.
"Doakan segera terungkap," ucapnya.
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Berita Terkait
-
Viral Wanita Curhat Kerasnya Hidup di Desa, Diomongin Tetangga Sampai Dikira Ngepet
-
Viral Arak-arakan Warga Keliling Kampung Sambut Euro 2020, Publik Bersautan Beri Dukungan
-
Ditolak Mantan Calon Mertua karena Bukan PNS, Wanita Ini Beri Balasan Menohok
-
Minta Tolong Suami Beli Sayur di Pasar, Ending Kisah Ini Malah Bikin Warganet Tepuk Jidat
-
Begini Potret Ujian Praktik SIM di Taiwan, Lebih Susah Mana dengan di Indonesia?
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
Konflik Timur Tengah Memanas, Pemkab Cianjur Berjuang Pulangkan Ratusan Buruh Migran
-
Polisi Gempur Judi Sabung Ayam di Selaawi Garut, Arena Ilegal Kini Rata dengan Tanah
-
Ditemukan Makanan Kualitas Buruk, BGN Setop Operasional Puluhan SPPG Program MBG
-
Kepatuhan Pelaporan CSR di Sukabumi Jadi Sorotan Akibat Defisit Tata Kelola
-
UMK Baru, Pekerja Sukabumi Perlu Disiplin Finansial Melalui Pola 50/30/20