SuaraJabar.id - Desa Panyadap, Kecamatan Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung kembali dilanda banjir bandang, Jumat (11/6/2021) malam. Banjir diduga dipicu oleh debit sungai yang meningkat sehingga meluap akibat hujan deras.
Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Bandung, Hendra Hidayat mengatakan banjir bandang tersebut terjadi sekitar pukul 18.06 WIB. Menurutnya banjir itu terjadi di titik yang sama dengan sebelumnya.
"Jadi yang kemarin ditanggulangi dengan tanggul sementara dari karung itu jebol lagi, karungnya nggak kuat karena debit airnya lebih kencang," kata Hendra saat dihubungi di Bandung.
Menurut Hendra, hujan terjadi sejak sore hari dengan intensitas tinggi. Adapun ia memastikan tim relawan setempat telah mengantisipasi sejak hujan deras mulai turun.
"Penjaga balai sudah bilang hati-hati, dalam dua jam kedepan katanya, sudah diberitahukan hati-hati, karena debit air sudah mulai besar," kata dia.
Sehingga menurutnya warga sudah lebih tanggap dengan menyelamatkan dirinya masing-masing dengan mengosongkan pemukiman yang sebelumnya juga diterjang banjir bandang.
"Tim BPBD sudah assessment, karena memang kemarin sudah ditetapkan sebagai status tanggap darurat di daerah situ," kata Hendra.
Sebelumnya peristiwa banjir bandang itu terjadi pada Selasa (1/6/2021) lalu. Dalam peristiwa tersebut ada sebanyak 500 rumah yang terdampak, dua rumah di antaranya mengalami rusak berat, 29 rusak sedang, dan sisanya mengalami rusak ringan. [Antara]
Baca Juga: Viral! Bandit Jalanan Jarah Kerupuk dan Sepeda Motor Pakai Golok
Berita Terkait
-
Viral Gaya Bicara Diduga Kajari Bandung 'Ngajak Ribut' Bikin Wartawan Naik Pitam
-
118 Gempa Guncang Bandung, BMKG Temukan Area Sumber Seismik Baru yang Belum Terpetakan
-
Menang di Kandang FC Seoul, Igor Tolic Beberkan Perjuangan Persib Jaga Keunggulan
-
Jadi MVP Persib vs FC Seoul, Teja Paku Alam Catat 5 Penyelamatan Penting
-
Cetak Gol ke Gawang FC Seoul, Ini Kondisi Julio Cesar Usai Sempat Ditandu Akibat Benturan Keras
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Rumah Guru SMAN 1 Tasikmalaya Digeledah KPK, Rentetan dari Kasus Ini
-
Kemarau Panjang, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Krisis Air Bersih
-
KEHATI Dorong Kebijakan Iklim Integrasikan Perlindungan Keanekaragaman Hayati
-
Danny Setiawan, Birokrat Karier yang Menembus Kursi Gubernur Jawa Barat
-
Kabar Duka! Mantan Gubernur Jawa Barat Danny Setiawan Meninggal Dunia