SuaraJabar.id - Berbagai cara dilakukan Polres Tasikmalaya agar warga mau meningkatkan imun tubuh mereka dengan cara mengikuti vaksinasi COVID-19.
Salah satunya, Polres Tasikmalaya bakal memberikan hadiah berupa gratis biaya pembuatan surat izin mengemudi atau SIM pada 10 peserta vaksinasi massal.
Polres Tasikmalaya sendiri bakal menggelar vaksinasi massal gratis dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara yang jatuh setiap 1 Juli. Dalam vaksinasi massal itu, ditargetkan 5.000 warga mendapatkan vaksin.
Vaksinasi massal ini digelar di Gedung Pertemuan Warga (GPW) Polres Tasikmalaya dan 20 Polsek guna menghindari kerumunan. Vaksinasi ini digelar setiap hari hingga 1 Juli mendatang.
"Jadi kami menargetkan sebelum tanggal 1 Juli, 5.000 warga bisa divaksin, " kata Kapolres Tasikmalaya AKBP. Rimsyahtono, Sabtu (26/6/2021).
Ia menambahkan, dalam pembuatan SIM ini, tentunya tetap melalui prosedur yang ada, seperti ujian praktek dan teori.
"Jadi kami sampaikan kemarin, disiapkan SIM gratis untuk 10 orang yang akan divaksin. Alhamdulilah minatnya saya lihat cukup banyak," ucap Rimsyah.
Program vaksinasi massal ini mendapatkan apresiasi dari warga. Sejak pagi, warga sudah berdatangan ke Mapolres Tasikmalaya. Meskipun bukan karena adanya reward, warga mengaku ingin sekali divaksin untuk mencegah tertularnya Covid-19.
"Kemarin ada yang kasih info, ya saya ke sini. Dari kemarin saya ingin divaksin, biar setidaknya badan kuat saat terpapar sama Covid," ucap Ihsan (36) salah satu warga.
Dari ratusan warga, Herdiansyah (28) mendapatkan SIM gratis karena datang paling awal. Ia mengaku tidak menyangka akan mendapatkan SIM gratis saat mengikuti vaksinasi massal di Polres Tasikmalaya.
"Alhamdulilah saya dapat vaksin sama SIM gratis. Saya datang ke sini cuma mau vaksin. Tapi malah dapat SIM. Alhamdulilah," ucap Herdiansyah.
Baca Juga: 2.478 Tenaga Vaksinator Dilibatkan untuk Vaksinasi Massal di Riau
Berita Terkait
-
Sekjen ATSI Merza Fachys: Operator Siap Laksanakan Registrasi SIM Biometrik, Tapi...
-
7 Tablet SIM Card 5G dengan Keyboard Bawaan untuk Kerja Remote
-
Biaya Registrasi SIM Biometrik Mahal, Komdigi Minta Keringanan ke Tito dan Purbaya
-
SUARA PUBLIK: Daftar SIM Card Pakai Wajah, Solusi Keamanan atau Beban Baru?
-
7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Tanah Longsor di Sukalarang Renggut 1 Nyawa dan Hancurkan Rumah, Warga Diminta Waspada Musim Hujan
-
Warga Karawang dan Bandung Dominasi Pelamar di Nyari Gawe, Ini Sebarannya!
-
Langgar Aturan BPOM? Penggunaan Visual Bayi di Pionir AMDK Menuai Polemik
-
Viral Chat Tak Pantas Diduga Guru Besar ke Mahasiswi: Minta Foto Bikini hingga Ajak Minum Brandy
-
Penyisiran 3 Kilometer Hingga Jembatan Rancamulya, Tim SAR Temukan Korban Terakhir Ciherang