SuaraJabar.id - Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara mengaku, akan memanggil memanggil Dinas Perhubungan (Dishub) dalam waktu dekat.
Pemanggilan terkait insiden kecelakaan yang melibatkan angkutan umum jenis Elf di Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (29/6/2021) lalu.
"Nanti pasti kita akan panggil untuk ditindaklanjuti melalui komisi-komisi, untuk dilihat bagaimana peran Dishub, mengevaluasi kelayakan kendaraan kendaraan trayek itu," ujar Yudha, dilansir dari Sukabumiupdate.com, Jumat (2/7/2021).
DPRD juga akan menanyakan bagaimana tindak lanjut dari Dishub setelah mendapat masukan dari berbagai pihak khususnya Organda perihal kelayakan kendaraan, penyebab pasti terjadinya kecelakaan, dan bagaimana upaya mereka dalam meminimalisir agar kecelakaan seperti ini tak terjadi lagi kedepannya.
"Pastinya hasil masukan, akan ditindaklanjuti ke Dinas Perhubungan. Apakah betul Dinas Perhubungan itu tidak memberikan pengawasan dengan maksimal. Kita liat posisi kendaraan apakah layak jalan atau tidak, ini akan dikoordinasikan dengan Dishub," ujarnya.
"Jadi saya rasa kecelakaan itu adalah sebuah hal supaya kita bisa mereview apa saja kendala-kendala yang kemungkinan terjadi, apakah kendaraan tidak layak atau kondisi yang menjadikan kecelakaan terjadi," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kecelakaan Beruntun di Tanjung Bintang, Pikap Tabrak Motor dan Warung
-
Banyak Kasus Kecelakaan, Carmaker Wajib Lapor Jika Sematkan Sistem Autopilot
-
Kesaksian Korban Selamat Kecelakaan Sekeluarga: Tiba-tiba Setir Keras dan Sulit Diputar
-
Viral Kecelakaan Sekeluarga Terjun ke Sungai, 4 Orang Tewas
-
Tragis, Warga Sukabumi Tewas Usai Rumahnya Diseruduk Mobil Elf
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Farhan Tegaskan Penghuni Kos Bandung Tak Boleh Tertutup: Bukan KTP Sini Pun Wajib Terdata RW
-
Tertibkan 63 Bangunan Liar di Dipatiukur, Walikota Bandung: Sesuai Perda, Tak Ada Ganti Rugi
-
Buntut Kasus Penganiayaan di Bandung, Dedi Mulyadi: Seluruh Kontrakan Wajib Terdaftar Online
-
Bukan Hanya Disiksa, Korban YTR Diduga Dipaksa Bertato 'Yuvita Love Taufik' dan Wajah Pelaku
-
Penganiaya Wanita di Bandung Diciduk Polisi, Kapolda Jabar: Pelaku Negatif Narkoba