SuaraJabar.id - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan hari ini, Selasa (27/7/2021) diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK.
Hengky Kurniawan diperiksa oleh KPK di Kantor KPK di Jakarta. Ia diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Bupati Bandung Barat nonaktif Aa Umbara Sutisna (AUS) terkait dugaan kasus korupsi pengadan barang dan tanggap darurat bencana pandemi Covid-19 pada Dinas Sosial Kabupaten Bandung Barat (KBB) tahun 2020
Kabag Humas Pemda Bandung Barat, Agus Ganjar Hidayat, mengatakan, pada hari ini Hengky Kurniawan memang ada agenda kegiatan ke Jakarta. Namun dia tidak mengetahui secara spesifik terkait agenda tersebut.
"Agendanya dinas ke Jakarta, saya belum tahu agendanya apa, intinya hari ini bapak ada dinas ke luar," ungkap Agus saat dihubungi, Selasa (27/7/2021).
Sebelumnya, Plt Jubir KPK, Ali Fikri membenarkan terkait pemeriksaan terhadap Hengky Kurniawan untuk mendalami kasus tindak pidana korupsi di lingkungan Pemkab Bandung Barat tersebut.
"Iya, benar. Hari ini (27/7) pemeriksaan TPK terkait pengadaan barang tanggap darurat bencana Pandemi Covid 19 pada Dinas Sosial Pemda Kabupaten Bandung Barat Tahun 2020 untuk saksi AUS," ujarnyanya.
Seperti diketahui, dalam kasus tindak pidana korupsi ini KPK juga telah menetapkan dua tersangka lainnya dari pihak swasta yakni Andri Wibawa dan M Totoh Gunawan.
Dari hasil korupsi tersebut, Aa Umbara diduga telah menerima uang sekitar Rp 1 miliar. Sedangkan M Totoh diduga telah menerima keuntungan sekitar Rp 2 miliar dan Andri diduga menerima keuntungan sekitar Rp 2,7 miliar.
"Pemeriksaan (saksi) dilakukan di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi Jalan Kuningan Persada Kavling 4 atas nama Hengky Kurniawan (Wakil Bupati Bandung Barat)," katanya.
Baca Juga: Catat dan Cermati!!! Jadwal Penyaluran Beras 10 Kg dan BST Rp 600 Ribu Balikpapan
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola
-
Dugaan Keracunan MBG di Dramaga: 481 Siswa Mengeluh Sakit
-
Pengembang Properti Perkuat Konsep Kawasan Terpadu, Ini Strateginya
-
Jaro Ade : 417 Siswa SMP di Dramaga dan Petir Diduga Keracunan MBG
-
Ratusan Siswa SMPN 1 dan 2 Dramaga Diduga Keracunan MBG, Sejumlah Korban Dirawat