SuaraJabar.id - Tindakan orang tua Ayu Ting Ting, Ayah Rozak dan Umi Kalsum melabrak keluarga penghina putrinya, keluarga , Kartika Damayanti (KD) yang berlokasi di Bojonegoro, Jawa Timur mendapat sorotan dari banyak pihak.
Ada yang menilai tindakan tersebut arogan dan tak pantas dilakukan. Apalagi, orang yang diduga menghina Ayu Ting Ting yakni KD saat itu tidak ada di rumah karena masih berada di Singapura.
Tak ayal, keluarga KD yang saat itu ada di rumah menjadi sasaran kemarahan orang tua Ayi Ting Ting. Mereka pun mengalami syok usai kejadian itu.
Salah satu yang menyoroti aksi labrak oleh keluarga Ayu Ting Ting adalah anggota Komisi IX DPR RI, Rahmad Handoyo. Ia meminta keluarga Ayu Ting Ting untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Pasalnya kata Rahmad, aksi labrak haters itu dilakukan di tengah PPKM di Jawa dan Bali. Ia mengaku heran mengapa keluarga Ayu Ting Ting bisa melakukan perjalanan lintas provinsi tanpa kepentingan mendesak.
Padahak kata dia, mobilitas dalam kota saja masih dibatasi melalui pengetatan di sejumlah titik. Itulah mengapa, Rahmad meminta Ayah Rozak dan Umi Kalsum mau memertanggungjawabkan perbuatannya.
“Mereka harus memertanggungjawabkan kenapa dan bagaimana caranya bisa sampai sana di luar non esensial,” ujar Rahmad Handoyo dikutip dari Hops.id-jejaring Suara.com, Senin (2/8/2021).
Dalam kesempatan tersebut, Handoyo juga menanyakan kepentingan Umi Kalsum dan Ayah Rozak melakukan perjalanan ke luar kota. Jika benar hanya untuk melabrak seseorang, maka tindakannya tak bisa dibenarkan.
“Jadi kalau kemudian di dalam perjalanannya sampai ke sana, nah apakah itu sudah masuk yang kategori yang diperbolehkan untuk bisa ke luar kota dengan alasan keluarga apakah itu masuk urgent atau esensial tanyakan mereka?” urainya.
Baca Juga: Balas Rachland Demokrat, Ade Armando Unggah Meme PPKM: Partai Para Kader Mangkrak
Bukan hanya melanggar PPKM, Handoyo menilai, orang Tua Ayu Ting Ting telah memberikan contoh tak baik melalui pemberitaan di sejumlah media nasional.
“Kalau menurut saya itu bagian yang harus dipertanggungjawabkan, apalagi sampai masuk ke media ini sekaligus menjadi pendidikan bagi masyarakat, edukasi dan sosialisasi,” kata dia.
Tidak tanpa alasan, Rahmad Handoyo menyoroti hal tersebut karena persoalan itu telah menjadi konsumsi publik dan ditonton banyak orang.
Itulah sebabnya, dia khawatir, masyarakat mencontoh apa yang dilakukan kedua orang tua Ayu Ting Ting yang berpergian ke luar kota saat periode PPKM berlangsung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Analisis Militer: Iran Pakai Strategi 'Vietnam Kedua' yang Bikin AS Putus Asa
-
Amerika Serikat Akhirnya Akui 200 Tentara Jadi Korban Rudal Kiamat Iran
-
6 Fakta Kecelakaan Bus Haryanto Tabrak 5 Mobil Pemudik di Tol Batang
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
Terkini
-
Lebaran Menghitung Hari, Ratusan Bos "Nakal" di Jabar Diadukan Karyawan Gegara Tahan Uang THR
-
Bukit Hijau Gunung Karang Dibotaki Demi Perumahan Elite, Kini Mangkrak Gara-Gara Izin Belum Jelas
-
Niat Pamer Kesiapan Mudik, Medsos Wali Kota Tasik Malah Digeruduk PNS: "THR Mana, Pak?"
-
Malam Horor di Paseh Sumedang: Tubuh Kakak Beradik Penjaga Warung Madura Terbakar 95 Persen
-
Petaka Petasan Bocah: Dalam Sekejap, Pabrik Ban Rumahan di Garut Ludes Dilalap Si Jago Merah