SuaraJabar.id - Crazy Rich asal Soreang, Kabupaten Bandung Doni Salmanan menjadi perbincangan publik belakangan ini.
Selain donasi Rp 1 miliar untuk Reza Arap, aksi Doni Salmanan bagi-bagi uang untuk pengendara pun menuai pujian publik.
Teranyar, Doni Salmanan melelang sepeda motor kesayangannya Yamaha R1M yang dimilikinya sejak tahun 2018.
Sepeda motor dengan kapasitas 1.000 cc 4 silinder itu pun jatuh ke tangan Youtuber bernama Lanang Cikal Narendra seharga Rp 830 juta.
Setelah ditelusuri, uang hasil lelang sepeda motor kesayanahnnya itu ternyata bukan untuk kebutuuan sehari-hari pria yang dijuluki King Salmanan itu.
Uang ratusan juta tersebut sepenuhnya ia gunakan untuk membantu masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19.
"Rp 830 juta itu saya donasikan semuanya," ujar Doni Salmanan saat ditemui di Padalarang, Bandung Barat, Selasa (3/8/2021).
Alasan Crazy Rich Bandung itu mendonasikan uang hasil lelang sepeda motor sports kesayangannya itu cukup mulia. Ia melihat masyarakat banyak yang terdampak oleh pandemi COVID-19.
Apalagi ketika Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat-Level 3 dan 4 diterapkan dalam rangka menekan laju penularan COVID-19.
"Saya ingin membantu, karena saat ini pemerintah mengadakan PPKM dan ekonomi warga berpengaruh. Saya yang punya pengahasilan ingin membantu dengan cara sepeti ini," ungkap Doni.
Baca Juga: Modal Rp 1 Juta Kini Punya Omzet Ratusan Juta per Bulan, Ini Kisah Pengusaha Muda Bandung
Dalam kesempatan tersebut, pengusaha muda itu juga mengatakan aksi bagi-bagi uang kepada pengendara di jalanan akan terus berlanjut. Ia ingin terus berbagi kepada sesama dengan caranya sendiri.
"Setiap minggu saya selalu melakukan hal seperti itu (bagi-bagi uang kepada pengendara). Saya ingin ngasih contoh untuk anak bikers," pungkas Doni Salmanan.
Dalam kesempatan tersebut, secara simbolis Doni Salmanan membagikan paket bantuan berupa sembako untuk warga di Jawa Barat. Bantuan secara simbolis diterima Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Berita Terkait
-
Pimpin Klasemen, Umuh Muchtar Ingatkan Persib Bandung Jangan Jumawa
-
Momentum Lebaran Bersama Keluarga, Dedi Kusnandar Lupakan Sejenak Sepak Bola
-
Ridwan Kamil Sampaikan Maaf di Momen Lebaran, Doakan Penyebar Hoaks Mendapat Hidayah
-
Hilal di Batas Kriteria MABIMS, Bosscha ITB Sebut Posisi Bulan Sulit Diamati
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Bek Persib Bandung Rela Korbankan Kepentingan Pribadi
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Rekor 29 Kali One Way di Jalur Bandung-Garut! Strategi Polisi Urai Macet Mudik 2026
-
Update Arus Lebaran 2026: Kemacetan Mengular dari Cikaledong hingga Cagak Nagreg Malam Ini
-
Nyawa Ibu dan Bayi Taruhannya, Polisi di Bogor Buka Jalan di Tengah Lautan Kendaraan Lebaran
-
Ciwidey - Rancabali Membludak! Wisatawan 'Kepung' Kawasan Pacira dengan Ratusan Ribu Kendaraan
-
Menyambung Titik-Titik Wisata: Pentingnya Integrasi Transportasi Udara dan Industri