“Makanya kita mengerem dulu vaksinasi untuk penyuntikan dosis pertama karena dosis yang ada sudah dijadwalkan untuk vaksinasi dosis kedua bagi masyarakat yang sudah mendapatkan dosis pertama. Kalau kita gunakan untuk dosis pertama, kita akan kerepotan jika pada waktunya pemberian dosis kedua vaksinnya tidak ada,” ucapnya.
Ia menuturkan, vaksin yang didistribusikan ke puskesmas-puskesmas diharapkan sekarang itu digunakan untuk penyuntikan dosis kedua yang sudah ditentukan berdasarkan by name by address.
“Saya sudah mengirimkan surat ke Kemenkes meminta vaksin sebanyak 5.000 vial agar layanan vaksinasi berjalan untuk mencapai herd immunity atau kekebalan kelompok," ujarnya.
Uus menjelaskan, jika dosis yang tersisa diberikan kepada masyarakat untuk penyuntikan dosis pertama dan masyarakat yang seharusnya mendapatkan suntikan dosis kedua tapi tidak mendapatkan, maka tidak akan penuh antibodinya.
Baca Juga: 9 Agustus, Arab Saudi Terima Jamaah Umroh yang Sudah Vaksin COVID-19
“Kami juga mendapat surat edaran dari Dirjen P2P untuk memprioritaskan vaksinasi kedua kepada masyarakat,” kata dia.
Ia menambahkan, antusias masyarakat di Kota Tasikmalaya untuk divaksin sangat tinggi. Hal tersebut dibuktikan dengan setiap menggelar vaksinasi massal seperti di Polres Tasikmalaya Kota dan di Asia Plasa pesertanya sangat banyak.
Namun, dalam percepatan vaksinasi ini memang terkendala karena vaksinnya kosong.
“Jadi sekarang itu ada keterlambatan hingga percepatan vaksinasi tidak berjalan sesuai harapan. Kalau vaksinnya ada kita siap-siap saja untuk mencapai target percepatan vaksinasi sampai bulan Desember 2021 selesai dengan target 560.243 orang. Mudah-mudahan vaksinnya segera datang sehingga kita bisa berikan lagi pelayanan vaksinasi bagi masyarakat,” tambah dia.
Baca Juga: Pakar Ungkap Alasan Hanya Sebagian Ibu Hamil yang Bisa Disuntik Vaksin Covid-19
Berita Terkait
-
Bukan Opor Ayam, Ini 10 Kuliner Lebaran Unik Khas Tasikmalaya yang Wajib Kamu Coba
-
Tidak Banyak Food Vlogger Tahu, Ini 4 Kuliner Populer di Pusat Tasikmalaya
-
3 Destinasi Kerajinan Lokal Terbaik di Tasikmalaya yang Wajib Dikunjungi
-
Wisata Religi: Menyusuri Jejak Pemuka Agama Terkemuka di Tasikmalaya
-
Mengunjungi Gua Safarwadi yang Diyakini 'Tembus ke Makkah'
Tag
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar