"Selama PPKM kita pusing, harga sayuran jatoh terus. Di tingkat petani sayuran banyak, sementara permintaan kurang jadi harga murah," kata Umay kepada Suara.com, Senin (9/8/2021).
Menurutnya, minimnya permintaan pasar lantaran hotel dan restoran tutup, ditambah panen raya dalam waktu bersamaanlah yang membuat harga sayuran miliknya terjun bebas.
Sepanjang tahun 2021, dirinya telah menanam dua jenis sayuran yaitu tomat dan buncis. Saat musim panen, kedua harga komoditi itu muluncur tajam nyaris tiga kali lipat.
Harga tomat yang biasanya Rp 6.000 per kilogram, selama Pandemik hanya dipatok antara Rp 1.700-2.000. Sedangkan harga buncis, dari harga normal 9.000, saat ini turun tajam ke angka Rp 1.500 per kilogram.
Kondisi itu membuat dirinya tak bisa memberi upah kepada empat orang karyawannya. Bahkan ia juga terpaksa membagikan sayurannya secara cuma-cuma kepada sanak saudara.
Kami juga terpaksa menjual dengan harga murah dan diberikan sebagian sayuran ke sanak saudara," tambahnya.
Di tengah situasi sulit ini, Umay berharap ada kebijakan baru dari pemerintah yang berpihak kepada petani namun tetap bisa mengendalikan Covid-19. Selain itu, ia juga berharap ada bantuan untuk para petani.
"Kita mohon ada solusi dari pemerintah. Kami petani makin sulit di masa sekarang ini," tukas dia.
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Baca Juga: PPKM Level 4, Polisi Bubarkan Lomba Breakdance di Medan
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi
-
Aset Perusahaan Laku Terjual, Tapi Pesangon Eks Karyawan PT TML Sukabumi Tak Kunjung Cair
-
Garis Kuning Terpasang! Praktik Tambang Emas Ilegal di Cibitung Akhirnya Disikat
-
Usut Suap Lahan Tapos, KPK Cecar Pejabat MA Soal 'Jual Beli' Mutasi Hakim PN Depok
-
5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi