SuaraJabar.id - Jejaring media sosial sempat dihebohkan dengan laporan seorang netizen tentang adanya tindakan premanisme dan praktik penjualan bendera merah putih secara paksa pada pengguna jalan di Cianjur.
Dari informasi, praktik penjualan paksa bendera itu terjadi di daerah Cianjur Selatan, tepatnya di sepanjang jalur Cidaun-Sindangbarang.
Polisi tak tinggal diam ketika mengetahui adanya laporan netizen mengenai aksi premanisme ini.
Kapolres Cianjur, AKBP Doni Hermawan mengatakan, pihaknya telah mendapat laporan langsung dari pengendara yang melintas di jalur tersebut, serta mendapat kiriman video terkait aksi jual paksa yang dilakukan dua orang pemuda dengan dalih panitia HUT RI.
"Kami sudah melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait laporan tersebut, bahkan kami sudah meminta jajaran polsek untuk melakukan patroli dan menindak tegas pelaku pungli dan aksi premanisme yang meresahkan pengguna jalan di wilayah selatan," katanya dikutip dari Antara, Rabu (11/8/2021).
Pihaknya mengimbau warga dan pengguna jalan yang merasa diresahkan dengan aksi yang sama, dapat melaporkan hal tersebut ke polsek terdekat atau langsung ke Mapolres Cianjur, agar dapat segera dilakukan tindakan tegas, terutama mereka yang memaksa menjual barang.
"Kami akan mendalami dua orang pemuda sebagai pelaku pungli dan aksi premanisme dengan menjual paksa bendera berukuran kecil pada setiap pengendara yang melintas. Mereka memaksa menjual bendera pada pengendara dengan nopol luar kota," katanya.
Sementara keterangan warga di Jalan Raya Cidaun-Sindangbarang, mengatakan baru tahu ada aksi premanisme melalui video yang viral di media sosial yang lokasinya sangat mereka kenali dan masuk ke wilayah Kecamatan Sindangbarang. Namun mereka tidak mengenali wajah pelaku karena menggunakan masker.
"Setahu kami, Karang Taruna atau pemuda setempat tidak ada yang meminta sumbangan di tengah jalan termasuk menjual bendera. Kami baru tahu setelah melihat video di media sosial terkait aksi pungli dan premanisme yang dilakukan dua pemuda di Jalan Raya Cidaun-Sindangbarang," kata Kang Dea tokoh pemuda Sindangbarang.
Baca Juga: 'Sulap' Jajanan Diam-diam, Wanita Ini Langsung Diajak Nikah
Berita Terkait
-
Pesan Anggota DPR ke Jenderal Suyudi: Hapus No Viral No Justice, Stop Represif ke Rakyat Kecil
-
Jejak Digital Hannah Al Rashid Berjuang Garis 2 Viral, Ketegaran Tuai Pujian
-
Kenapa Bendera Merah Putih Dikibarkan Setengah Tiang Sebelum Hari Kesaktian Pancasila?
-
7 Rekomendasi Pantai Gunungkidul yang Lagi Viral, Surga Tersembunyi di Selatan Jawa
-
Makna Lagu Training Season: Untuk Kamu yang Sering Salah Pilih Pasangan
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Mutasi Besar-Besaran Pejabat Polri, Kapolda Jabar Irjen Pipit Rismanto Digantikan Irjen Hengki
-
Sembilan Hakim MK Dilaporkan ke MKMK Terkait Perkara Ijazah Gibran
-
Bupati Purwakarta Minta Proyek Data Center AI BDx Lengkapi Amdal dan PBG
-
Pencurian Kabel Traffic Light di Jalan Cipaganti, Pria di Bandung Diringkus Polisi
-
PERADI Profesional Gandeng UI, Dorong PKPA Tak Sekadar Formalitas Calon Advokat