Sementara itu, Sultan Aloeda II atau Raden Rahardjo Djali menegaskan bahwa pihaknya tidak memerlukan izin dari siapapun, termasuk dari Luqman Zulkaedin.
Karena, menurutnya seluruh keluarga yang hadir dan mengikuti pelantikan ini merupakan keluarga besar Keraton Kasepuhan Cirebon.
"Kami tidak membutuhkan izin dari siapapun, karena semua yang hadir saat pelantikan perangkat Kabinet Kesultanan, semuanya keluarga Keraton. Jika harus minta izin ke Luqman, dia siapa kan bukan keturunan Sunan Gunung Jati," katanya saat dikonfirmasi.
Ia menegaskan, akan melaporkan pihak-pihak yang telah membuat ricuh di kegiatan tersebut.
"Ini sudah merupakan tindakan anarkis, di tengah kita melakukan adat di dalam keraton, mereka justru menyerang kami. Kami jelas alan laporkan semua tindakan ini," katanya.
Kontributor : Abdul Rohman
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Lebih dari 10 Santriwati Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, Guru Ngaji Jadi Tersangka
-
Persib Comeback 3-1 atas Port FC, Igor Tolic Puji Kecerdasan Pemain dan Umuh Sebut Mental Baja
-
Akhir Pekan Lebih Istimewa Dengan Acara Nonton Bareng di The Premiere XXI Pakai Promo BRI
-
BRI dan Prodia Berikan Akses Pemeriksaan Kesehatan dengan Privilege Khusus Bagi Nasabah Prioritas
-
Polrestabes Bandung Gerebek Saritem, 21 Orang Terindikasi Positif Sabu