SuaraJabar.id - Brand fashion asal Spanyol, Balenciaga kembali menjadi sorotan publik akibat merilis produk yang mengejutkan.
Setelah hoodie compang-camping, sekarang merek fesyen mewah ini menyuguhkan sweater dengan model yang tak kalah kacau.
Disadur dari Suara.com, sweater itu diberi nama Destroyed Crewneck (sweater yang hancur).
Produk ini dirancang seperti baju yang rusak akibat gigitan tikus.
Balenciaga mengatakan di situs webnya bahwa sweater 'rusak' itu dibuat di Italia dengan memakai 100 persen wol dan hadir dalam ukuran yang pas.
Sekilas sweater itu jauh dari kesan mewah dan mahal. Satu-satunya hal yang mewakili fesyen mewah dari sweater 'rusak' ini adalah harganya yang mencapai USD 1.450 atau nyaris Rp 21 juta.
Sweater itu tentu saja menarik banyak komentar di media sosial. Banyak warganet yang menuliskan lelucon untuk menanggapi koleksi merek fesyen asal Spanyol ini.
"Anda tidak bisa membodohi saya: mereka telah menemukan ini setelah 500 tahun," komentar warganet.
"Bayar Rp 21 juta untuk terlihat miskin," celetuk yang lain.
Baca Juga: Pakai Gaun Pengantin, Kim Kardashian Malah Dibilang Mirip Ibu Pengabdi Setan
"Hai Balenciaga. Bisakah Anda membeli jumper yang belum selesai ini seharga Rp21 juta? Saya benar-benar menginginkannya," kata warganet lain menyertakan foto jumper buatannya.
"Aneh dan memalukan," komentar yang lain.
Selain sweater ini, Balenciaga juga menjual kaos dengan tampilan yang 'hancur'. Tentu saja produk fesyen yang satu ini dijual dengan harga yang tak kalah mahal, yakni USD 750 (sekitar Rp 10,8 juta).
Kemudian untuk hoodie compang-camping yang sudah disebutkan sebelumnya dipasarkan dengan harga mencapai Rp 27 juta. Balenciaga agaknya ingin menghadirkan koleksi lain bagi pencinta mode.
Sementara itu, Balenciaga baru saja menggaet Justin Bieber sebagai model koleksi musim gugur 2021 mereka. Pelantun Peaches itu terlihat dalam iklan terbaru merek Balenciaga.
Berita Terkait
-
Di Balik Murahnya Fast Fashion: Ada Harga Mahal bagi Lingkungan dan Pekerja yang Tak Dibicarakan
-
Lawan Algoritma e-Commerce Lewat Kurasi Keras: Rahasia Pak Sammy Jaga Nyawa Woodstock di Pasar Santa
-
Di Tengah Derasnya Fast Fashion, Novia Arifin Memilih Melambat dengan Pilihan Slow Fashion
-
Satu Dekade Buttonscarves: Dari Mimpi Sederhana Menjadi Ikon Fashion Kebanggaan Indonesia
-
Mediterranean Muse: Saat Tas Travel Bertransformasi Menjadi Fashion Statement
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki
-
Kabar Terbaru Jalur Selatan Garut, Buka Tutup Jalan di Bungbulang Usai Tertimbun Longsor
-
Kisah di Balik Literasi Senja: Dari Eksperimen Sederhana Menjadi Fondasi Peradaban Kota Cirebon
-
Fundamental Kokoh, BRI Optimistis Tumbuh dengan Dividen Rp52,1 Triliun
-
Ritual di Gunung Padang Ingatkan Manusia Berhenti Eksploitasi Bumi