H. Agus Salim dianggap sebagai penghalang bagi PKI untuk memperoleh massa dari kalangan Sarekat Hijau. Mereka menganggap kehadiran Salim sebagai pengunci organisasi yang sulit untuk dibuka.
Central Sarekat Islam Menyebut PKI Tak Percaya dengan Tuhan
Kelompok Islam dalam organisasi yang diisi oleh para pedagang batik ini, menyebutkan bahwa PKI adalah organisasi haram karena tidak percaya pada Tuhan.
Hal ini disampaikan dalam pidato politik vergadering, para pembicara di sana juga mengajak semua masyarakat agar tidak terayu oleh partai komunis.
Menurut catatan Sarekat Islam dan PKI, vergadering yang dilakukan oleh SI sering memberikan keterangan bahwa PKI sangat berbahaya, dan bisa mengantarkan masyarakat pada semua hal buruk.
Namun meskipun ini terus diorasikan di tengah rapat lapangan, tak membuat banyak orang begitu terpengaruh. Bahkan sekitar tahun 1924-1925 PKI memiliki jumlah anggota yang bisa melebihi anggota SI pada tahun 1910.
Sementara yang paling mengejutkan yaitu, terdapat kaum poetihan (terminologi anggota SI pimpinan Tjokroaminoto) yang kemudian berpaling pada gerakan radikal seperti yang dilakukan oleh H. Misbach.
Kini PKI dan Sarekat Islam tinggal sejarah yang perlu diabadikan. Dalam kancah perpolitikan ternyata dua kelompok ini sangat berpengaruh bagi perkembangan politik pada masa mendatang.
Tag
Berita Terkait
-
Warga Pati Mulai Duduki Depan DPR, Siap Menginap hingga Aksi 27 Agustus
-
Wacana Amnesti Koruptor BUMN Sesat Berbahaya, Berpotensi Bikin Korupsi Makin Subur
-
167 Koruptor di Lapas Sukamiskin Dapat Remisi HUT RI, Satu Orang Langsung Bebas
-
Amnesty Bantah Hukuman Mati Bikin Koruptor Jera: Hanya Mitos
-
Presiden Argentina Ribut dengan Presiden Brasil: Dia Pencuri dan Korup
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Dihadang Barikade Polisi, Massa Mahasiswa Tertahan di Senayan Park Saat Menuju Gedung DPR
-
Bukan di DPR, Front Mahasiswa Nasional Pilih Demo di Istana untuk Sampaikan 10 Tuntutan
-
Botok: Jika RUU Perampasan Aset Tak Sah Desember, Dasco, Saan, dan Cucun Siap Mundur
-
Hakim Tolak Perlawanan Yaqut Cholil Qoumas, Sidang Korupsi Kuota Haji Berlanjut!
-
Meski Diterima Pimpinan DPR, Botok Pati Pastikan Aksi 27 Agustus Tetap Lanjut
Terkini
-
The Papandayan Jazz Fest 2026 Umumkan Phase 1 Line-Up dan Program Ticketing Terbaru
-
Miris! Tak Tercover Bantuan, Ibu dan Anak Terbaring Sakit di Rumah Kontrakan Banjar
-
Hampir Tiap Pekan Ada Laporan, ODGJ Mulai Kepung Ruang Publik Cimahi?
-
Komitmen Nyata BRI untuk Ekonomi Kerakyatan, Dirut BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka
-
Lima Kios Pasar Andir Garut Hangus Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah