SuaraJabar.id - Pandemi COVID-19 menjadi pukulan yang cukup berat bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Tak sedikit dari mereka yang terpaksa gulung tikar selama masa pandemi.
Menanggapi kondisi ini, Gubernur Jawa Barat mengatakan pelaku UMKM harus mampu bermigrasi menuju digital.
Menurutnya, digitalisasi merupakan salah satu upaya jawaban bagi UMKM untuk menghadapi tantangan agar bisa tetap bertahan saat pandemi COVID-19.
"Digitalisasi merupakan salah satu upaya untuk menjawab tantangan akan surutnya bisnis UMKM imbas dari pembatasan aktivitas dan mobilitas masyarakat saat ini," kata Ridwan Kamil dalam sebuah diskusi secara virtual yang diadakan oleh marketplace, dikutip dari Antara, Kamis (9/9/2021).
Ridwan Kamil menuturkan bahwa pertumbuhan ekonomi kreatif di Jawa Barat yang menerapkan digitalisasi mengalami pertumbuhan sebesar 40 persen di tengah pandemi.
Senada dengan Gubernur Jawa Barat, Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung juga mengimbau para pelaku usaha mengadopsi platform digital.
"Para pelaku usaha, khususnya UMKM, terus didorong untuk masuk ke pasar daring atau marketplace, contohnya Tokopedia atau Blibli. Hal tersebut juga merupakan upaya menggerakkan roda perekonomian di tengah pandemi COVID-19,” kata Kepala Disdagin Kota Bandung, Elly Wasliah.
Berdasarkan data Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KUMKM) Kota Bandung, sebanyak 90 persen UMKM di Kota Bandung terkena dampak pandemi.
Salah satu upaya pemerintah untuk membantu para pelaku usaha, termasuk UMKM lokal dari industri makanan dan minuman hingga fesyen, untuk bertumbuh lebih pesat yaitu dengan mengakselerasi adopsi platform digital seperti pasar daring atau marketplace.
Baca Juga: Peralihan Kartu Nikah Digital
Mengingat pergeseran perilaku belanja masyarakat dari "offline" ke "online" terus terjadi selama pandemi.
Hal ini gencar dilakukan oleh pemerintah, termasuk Kota Bandung, Jawa Barat, demi mendorong laju perekonomian daerah yang selama ini terdampak pandemi COVID-19.
Kolaborasi menjadi kunci, kata Elly dan contohnya lewat Tokopedia Nyam, kampanye yang menggandeng penjual makanan dan minuman yang digagas oleh Tokopedia.
Dimsum 49 adalah salah satu UMKM yang telah merasakan peningkatan transaksi hingga hampir 2 kali lipat sejak mengikuti kampanye tersebut.
Bahkan Dimsum 49 kini bisa memberikan lapangan pekerjaan bagi 200 karyawan dan menambah penghasilan bagi sekitar 3.000 re-seller yang mayoritas adalah ibu rumah tangga dan karyawan yang terdampak pandemi.
Sejumlah UMKM fesyen lokal, termasuk dari Bandung, juga memanfaatkan Tokopedia untuk bisa beradaptasi di tengah pandemi lewat Gerakan Bersebelas Melangkah Bareng.
Berita Terkait
-
Menuntut Dampak Nyata BRICS: Mampukah QRIS dan UPI India Berkolaborasi demi Pedagang Kaki Lima?
-
UMKM Sudah Bisa Produksi, Kini Pemerintah Fokus Buka Akses Pasar
-
Pertamina Raih Penghargaan IABC 2026 lewat Komunikasi Digital untuk Misi Kemanusiaan
-
Pengusaha Mau Genjot Ekonomi Daerah, UMKM Dipacu Naik Kelas
-
Kepercayaan dan Kolaborasi Jadi Fondasi Utama Dunia Kerja
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
Pilihan
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
-
Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah
-
Petaka 2 Batang Kayu Jati: Ayah Dibui demi Sesuap Nasi, Anak di Bojonegoro Mogok Sekolah Dibully
-
Sejarah Terulang! Beras Premium Kini Langka di RI
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
Terkini
-
BRIZZI x ARKIV Hadir di Blok M Hub, Saatnya Eksplor Seni, Kuliner, dan Berburu Hadiah
-
Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang
-
5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital
-
Gaya Baru Sektor Swasta Jaga Alam, WWF Sambut Positif Inisiatif EIGER Nature
-
Rumah Guru SMAN 1 Tasikmalaya Digeledah KPK, Rentetan dari Kasus Ini