SuaraJabar.id - Sebuah kecelakaan tunggal yang melibatkan kendaraan Toyota Avanza berwarna merah dengan pelat nomor D 1454 AGB terjadi di ruas Jalan Dr Muwardi, Kabupaten Cianjur, Minggu (12/9/2021) dini hari.
Avanza tersebut menabrak pembatas jalan dan pohon kelapa akibat pengemudinya tak mampu mengendalikan kendaraannya.
Akibat kecelakaan ini, satu dari penumpang Avanza tersebut tewas, dua mengalami luka berat dan dua lagi hanya lecet di kepala dan tangan.
Kecelakaan maut tersebut terjadi akibat sopir dan empat penumpang lainnya menenggak minuman keras oplosan serta menabrak tiga pohon kelapa kuning tumbang.
Salah seorang penumpang yang mengalami luka ringkan, Dani (18) mengatakan, sebelumnya menenggak miras oplosan, termasuk sang sopir Endra warga Gang Atik, Kelurahan Muka.
Akibat pengaruh miras oplosan, mobil dalam kecepatan tinggi yang hendak menuju kawasan wisata Puncak Cipanas tidak bisa dikendalikan.
Saat memasuki belokan, mobil itu menabrak pembatas jalan lalu menghantam pohon kelapa.
“Saya nggak tahu kenapa bisa terjadi kecelakaan, tapi memang tadi kita sempat minum-minum oplosan sebelum berangkat,” kata Dani.
Pada saat terjadi kecelakaan, Tim Maung Cianjur tidak jauh dari lokasi kejadian.
Baca Juga: Berlaku Sistem Ganjil Genap, Satlantas Polres Cianjur Pulangkan 340 Unit Kendaraan
Kepala Tim Maung Cianjur, AKP Tio, menuturkan, pada saat kejadian jajarannya melakukan patroli di seputaran Pos Traffic Manajemen Center (TMC).
“Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 WIB, terdengar suara benturan keras, di lokasi terdapat lima korban, satu di antaranya tewas dan empat lainnya memgalami luka berat dan ringan, semuanya dibawa ke RSUD Sayang Cianjur,” terang Tio.
Dari dalam mobil, memang tercium menyengat bau minuman keras.
Setelah diperiksa ternyata ditemukan beberapa kantong miras oplosan yang diduga sudah dikonsumsi para korban.
Berita Terkait
-
Cek Hitungan Jatah Pertalite 50 Liter per Hari untuk Mobil Pribadi, Cukup buat Aktivitas Harian?
-
Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur
-
Cari Mobil Bekas Irit? Intip 4 Jagoan dengan Mesin 1500cc dari Suzuki, Toyota, dan Daihatsu
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Apa yang Tidak Boleh Dilakukan saat Campak? Ini Cara Aman Menghadapinya
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi
-
Aset Perusahaan Laku Terjual, Tapi Pesangon Eks Karyawan PT TML Sukabumi Tak Kunjung Cair
-
Garis Kuning Terpasang! Praktik Tambang Emas Ilegal di Cibitung Akhirnya Disikat
-
Usut Suap Lahan Tapos, KPK Cecar Pejabat MA Soal 'Jual Beli' Mutasi Hakim PN Depok
-
5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi