SuaraJabar.id - Jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Cimahi kembali memberlakukan sistem ganjil genap di kawasan wisata Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada libur akhir pekan.
Rekayasa arus lalulintas ganjil genap untuk menekan mobilitas kendaraan wisatawan terutama yang datang dari luar daerah. Ganjil genap diterapkan di Simpang Beatrix sampai Simpang Grand Hotel.
Pantauan Sabtu (18/9/2021), petugas mulai melakukan sistem ganjil genap pukul 08.00 WIB. Kendaraan yang mengarah dari Cisarua diputarbalik mengarah ke Ledeng. Sementara kendaraan yang mengarah dari Ledeng diarahkan ke Cisarua.
Kepala Bagian Operasi Satuan Lalu Lintas Polres Cimahi, Iptu Erin Heriduansyah mengatakan, tercatat ada 158 kendaraan wisatawan luar aglomerasi Bandung Raya yang diputarbalik karena terjaring ganjil genap.
"Sejak pagi sekitar 158 kendaraan yang sudah diputarbalikkan karena nomor kendaraannya ganjil. Yang boleh masuk ke Lembang hanya yang bernomor genap," katanya.
Ia mengaku, pada libur akhir pekan kali ini jumlah kendaraan wisatawan yang menuju ke kawasan wisata Lembang mengalami penurunan ketimbang libur akhir pekan sebelumnya.
"Untuk minggu ini peningkatan tidak terlalu signifikan dibanding minggu kemarin-kemarinnya. Karena digencarkan terus sosialisasi terkait penyekatan dengan pola ganjil genap," katanya.
Penurunan volume kendaraan wisatawan menuju kawasan wisata Lembang sendiri juga ditunjang oleh pelaksanaan ganjil genap di daerah lainnya. Sehingga yang mengarah ke Lembang menurun drastis.
"Kendaraan wisatawan juga banyak sudah tersekat di Pasteur, Ledeng, dan Padalarang karena sama-sama menerapkan ganjil genap," tukasnya.
Baca Juga: Eks Anggota DPR: Ada Legislator Tak Pernah ke Dapil dan Rapat Tetap Dapat Gaji
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Berita Terkait
-
Akhir September, Denpasar dan Badung Akan Terapkan Rekayasa Kendaraan Ganjil-Genap
-
Aturan Ganjil Genap di Kota Malang, Polisi: Masih Wacana
-
Aturan Ganjil Genap di Objek Wisata, Pengelola Gembira Loka Zoo Pasrah Pengunjung Sedikit
-
Terhalang Masuk Ancol karena Ganjil Genap, Pengelola: Bisa Reschedule Waktu Kunjungan
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bandung, Sukabumi dan Purwakarta Jumat 27 Februari 2026
-
Dedi Mulyadi Semprot Aturan Sampah: Izin PLTSa 6 Tahun Baru Kelar, Tapi Rakyat Mau Dipidana
-
GBLA Membara! Persib Bandung Pesta 5 Gol Tanpa Balas, Madura United Tak Berdaya
-
Lapis Hukum Ganda Menanti Ibu Tiri TR: Setelah Pidana, Disusul Administrasi Kepegawaian Kemenag
-
Kontroversi Ibu Tiri Tersangka Kematian NS yang Masih Jadi Pegawai Kemenag di Sukabumi