SuaraJabar.id - Yosef Hidayah (55 tahun) kembali mendatangi Satreskrim Polres Subang, Kamis (23/9/2021) sore. Ia datang dengan wajah yang nampak lesu.
Yosef tak sendiri. Ia datang bersama empat kuasa hukumnya dan istri mudanya, Mimin.
Saksi kunci kasus pembunuhan Amel dan Tuti itu datang menggunakan kaos putih dan peci abu-abu. Sedangkan Mimin datang dengan pakaian abu-abu dan masker putih.
Keduanya terlihat masuk pada pukul 14.50 WIB. Lantas apa kata Yosef saat diberondong pertanyaan oleh wartawan?
“Allhamdulillah, baik,” singkat dia dikutip dari Hops.id-jejaring Suara.com.
Sejauh ini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait dengan pemanggilan kembali dari kedua saksi kunci tersebut.
Dapat diketahui, pada pemanggilan undangan pemeriksaan tambahan ini total pemanggilan Yosef sudah 12 kali. Sementara Mimin sudah 10 kali.
Sementara itu, beberapa hari lalu Mimin menyinggung kasus pembunuhan Amel dan Tuti yang turut menyeret Yosef juga. Menurutnya, dia yakin kasus ini akan terungkap, di mana dia meyakini tidak terlibat.
“Saya mah enggak mau ngomong neko-neko, ya sudah, enggak mau membahas dia itu begini-begini, enggak. Sudahlah, kebenaran akan tiba. Gusti Allah yang tahu,” kata istri muda Yosef, Rabu (22/9/2021).
Baca Juga: Punya Potensi Gempa yang Sama dengan Sesar Lembang, Sesar Cimandiri Patut Diwaspadai
Dia mengatakan, kini dia dan Yosef sudah lama pisah rumah. Keduanya juga tak lagi berkomunikasi walau lewat telepon seluler. Yosef kini memilih tinggal di tempat lain.
“Sekarang sudah enggak (pulang), dari pertama dia berangkat hari Rabu (18 Agustus) jam 07.00 mungkin lebih sedikit, belum pernah ke sini lagi, enggak ada komunikasi.”
Mimin sendiri mengaku selalu mengikuti perkembangan berita, baik melalui media televisi, maupun lewat berita online. Yang pasti, dia akan berusaha tetap memberi keterangan jika sewaktu-waktu dipanggil kembali oleh polisi.
Berita Terkait
-
Arus Balik H+3, Pemudik Motor Mulai Serbu Jalur Pantura Menuju Jakarta
-
33 Tahun ANTV Rayakan HUT di Subang: Intip Kejutan Musik Lintas Generasi di Bulan Ramadan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Kemensos Kirim Ribuan Paket Bantuan Korban Banjir Subang
-
Misteri Sosok V, Saksi Kunci yang Ditunggu Polisi di Penyelidikan Kematian Lula Lahfah
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Terorganisir! Polisi Ungkap Peran 13 Perusuh May Day Bandung: Ada Perencana Hingga Peracik Molotov
-
Dedi Mulyadi Targetkan Jalur Puncak II Bisa Digunakan Masyarakat Tahun 2027
-
Kabar Buruk Persib Bandung, Layvin Kurzawa Cedera Hamstring Usai Duel Lawan Persija
-
6 Fakta Wacana Pajak Kendaraan Dihapus di Jabar: Ganti Sistem Jalan Berbayar ala Dedi Mulyadi
-
Kisah Nenek Ikah di Sukabumi, Selamat dari Dentuman Mencekam Saat Hendak Salat Magrib