SuaraJabar.id - Banyak rumah sakit rujukan Covid-19 di Indramayu, Jawa Barat yang kosong. Bahkan, saat ini tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) rumah sakit di Indramayu sangat rendah.
Dari kapasitas 193 unit di Indramayu, tempat tidur hanya terisi satu orang saja yang terkonfirmasi positif Covid-19.
Total 193 unit itu tersebar di delapan rumah sakit rujukan pasien Covid-19, dan, menurut Data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu yang dikutip di Cirebon, Jumat (1/10/2021), itu hanya terisi satu orang.
Delapan rumah sakit rujukan yang saat ini masih merawat pasien Covid-19 hanya tinggal RSUD Indramayu saja.
Sementara tujuh rumah sakit lainnya yaitu RS Bhayangkara, RS Mitra Plumbon Indramayu, RSUD MA Sentot, RS Pertamina Balongan, RS Mursyid, RS MM, dan RS Sentara Medika, dalam keadaan kosong.
Menurunnya angka kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Indramayu, membuat tempat isolasi di rumah sakit juga ikut turun, bahkan hanya satu orang yang masih dirawat.
Data Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu hingga Kamis (30/9), terdapat penambahan dua kasus terkonfirmasi positif, sehingga akumulasi menjadi 17.122 orang.
Dari total kasus tersebut 16.331 orang dinyatakan sembuh atau selesai menjalani isolasi, sedangkan 767 orang meninggal dunia.
Sementara sisanya yaitu 24 orang masih menjalani isolasi, satu di rumah sakit dan 23 orang lainnya menjalani isolasi mandiri. [ANTARA]
Baca Juga: Waduh! Kabupaten Cianjur Masuk Daftar Daerah Miskin Tertinggi di Jabar, Ini Kata Bupati
Berita Terkait
-
Waduh! Kabupaten Cianjur Masuk Daftar Daerah Miskin Tertinggi di Jabar, Ini Kata Bupati
-
Ada Ratusan Ribu Orang Miskin Ekstrem di Jabar, Wapres Minta Pemda Lakukan Ini
-
Polisi Dalami Kasus Pembakaran Lahan Tebu di Majalengka
-
Sadis! Ibu Tiri Sewa Pembunuh Bayaran untuk Habisi Nyawa Anak Tirinya
-
Kasus Menurun, BOR Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Kulon Progo di Bawah 10 Persen
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Catat Tanggalnya! CGM Bogor 1-3 Maret 2026: Perayaan Unik Harmoni in Diversity
-
Komisi III DPR Kawal Ketat Kasus Kematian NS, Desak Jerat Ibu Tiri dengan Hukuman Maksimal
-
KPK Turun Tangan! Proyek Besar Pemkab Bogor Kini Diawasi Ketat Biar Tak Jadi Ladang Korupsi
-
Geger Korupsi Anggaran 2024-2025, Kantor Kesbangpol Sumedang Digeledah Jaksa
-
Aksi Dini Hari Bupati Bogor Rudy Susmanto, Pimpin Korve Tambal Lubang Jalur Parung-Kemang