SuaraJabar.id - Kontingen Jawa Barat wajib bekerja keras jika ingin mempertahankan gelar juara umum di Pekan Olahraga Nasional atau PON XX Papua.
Pasalnya saat ini, pemuncak klasemen sementara PON 2021 yakni Kontingen DKI Jakarta terus menambah pundi-pundi medali emas.
Hingga Senin (4/10/2021) pukul 13.00 WIT tetap kokoh di puncak klasemen kejuaraan empat tahunan itu.
Sebanyak 39 medali emas sudah dikumpulkan berikut 23 perak dan 24 perunggu. Pencapaian ini jelas membuat kontingen Jawa Barat harus bekerja keras.
Provinsi yang dipimpin Ridwal Kamil itu berdasarkan data resmi dari PB PON masih tertahan di posisi tiga dengan raihan 22 emas, 23 perak dan 29 perunggu. Namun, beberapa cabang unggulan dari Tanah Pasundan ini masih bakal dipertandingkan.
Salah satu cabang yang menjadi unggulan kontingen Jabar di antaranya adalah taekwondo yang hari ini mempertandingkan lima nomor kyorugi atau tarung.
Sebelum mengejar kontingen DKI Jakarta yang selisih 14 medali emas, kontingen Jabar terlebih dahulu harus mengejar perolehan medali tuan rumah Papua yang saat ini bertengger di posisi dua dengan 29 emas, 12 perak dan 28 perunggu.
Peringkat perolehan medali dipastikan bakal dinamis karena banyak cabang yang dipertandingkan hari ini. Sebut saja cabang binaraga yang mempertandingkan delapan nomor. Pertandingan akan berlangsung di Auditorium Universitas Cenderawasih.
Selain itu ada renang perairan terbuka, kriket, senam artistik, panjat tebing, anggar dan catur.
Baca Juga: PON Papua: Tim Basket Putri DKI Jakarta Segel Tempat di Semifinal
Pertandingan akan berlangsung di empat klaster mulai Kota dan Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika dan Kabupaten Merauke. PON Papua akan berlangsung hingga 15 Oktober.
Tag
Berita Terkait
-
Bantargebang Sudah Sesak, DPRD DKI Minta Pasar Jaya Percepat Pengolahan Sampah Mandiri
-
Daftar Lengkap Titik Macet Parah di Jawa Barat saat Mudik 2026, Hindari agar Tak Tua di Jalan
-
Lewat Immerzoa, Museum Zoologi Bogor Tampilkan Dunia Satwa Secara Imersif
-
Jakarta Belum Temukan Kasus Campak, Dinkes Ingatkan Risiko Penularan dari Sekitar
-
Evakuasi Korban Longsor Sampah Bantargebang, Lima Tewas Empat Masih Hilang
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
Terkini
-
Permintaan Genteng Meningkat, Pengrajin Majalengka Butuh Tambahan Tenaga Kerja
-
BRI Tawarkan Diskon di Merchant Favorit untuk Momen Bukber Ramadan
-
Magnet Kuat Kota Intan: Garut Bakal Jadi 'Lautan Manusia' di Mudik Lebaran 2026
-
Arus Mudik Lebaran 2026: 25 Juta Warga Jabar Siap Pulang Kampung, Kapan Waktu Terbaik Berangkat?
-
Terhempas dari Atap Angkot: Kisah Pilu Pria di Sukabumi yang Terjatuh Saat Jaga Karangan Bunga