SuaraJabar.id - Sprinter Jawa Barat Tyas Murtiningsih waktu tercepat 11,67 detik saat turun di babak pertama nomor 100 meter putri cabang olahraga atletik di PON XX Papua.
Dengan catatajn waktu ini, Tyas memecahkan rekor nomor 100 meter putri cabang olahraga atletik PON.
"Alhamdulillah, bersyukur. Awalnya juga tidak menyangka (bisa memecahkan rekor)," ujar Tyas kepada Antara di GOR Mimika Sport Complex, Mimika, Papua, Rabu (6/10/2021) dikutip dari Antara.
Catatan waktu yang diraih atlet 24 tahun itu memecahkan rekor PON sebelumnya milik sprinter asal Maluku Irene Truitje Joseph dengan torehan waktu 11,73 detik yang dicetak pada 2000 silam.
Prestasi yang ditorehkan Tyas terbilang gemilang, mengingat pada penyelenggaraan PON 2016 di Jawa Barat, ia bahkan gagal menembus babak final.
Tyas mengaku telah melakukan persiapan yang lebih matang untuk keikutsertaannya di PON kali ini.
Catatan waktu yang dia torehkan pada babak pertama itu merupakan buah dari latihan yang dijalani setiap hari.
"Dari hasil latihan hari-hari memang sudah ditargetkan sudah bisa lari segitu. Insya Allah, nanti di final saya bisa mempertahankan atau bahkan mungkin mempertajam lagi," kata peraih medali emas kejuaraan nasional atletik 2018 itu.
Di final, Tyas akan menghadapi beberapa sprinter nasional lainnya, di antaranya atlet DKI Jakarta Jeany Nuraini, atlet Jawa Barat Erna Nuryanti, atlet Bengkulu Hasruni dan atlet Maluku Alvin Tehupeiory.
Baca Juga: Sandiaga Uno Unggah Video Santap Papeda, Publik Malah Salfok Pas Dengar Kalimat Ini
"Mudah-mudahan bisa memenuhi target. Target di PON ini langsung dapat medali," harap Tyas.
Babak final nomor 100 meter putri akan digelar pada Rabu pukul 16.00 WIT.
Selain nomor 100 meter putri, hari kedua penyelenggaraan cabang olahraga atletik juga akan mempertandingkan sejumlah final, di antaranya nomor 100 meter putra, tolak peluru putra, lontar martil putri dan lompat jangkit putri.
Berita Terkait
-
Dari Lapas Sukamiskin ke Cibinong, Mengapa Kasus Kamar Mewah Napi Terus Berulang?
-
GBK Cetak Rekor Pendapatan Rp 812 Miliar di Usia 64 Tahun
-
Sidak Ombudsman Ungkap 11 Rumah Dinas di Lapas Cibinong
-
BTS Cetak Rekor Baru, Pendapatan Tur Arirang Lampaui Beyonce
-
Pecahkan Rekor! The Early Spring Jadi Drama China Tersukses di Netflix
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Resmi Dilantik, GEKRAFS Kota Cirebon Siapkan Etalase Digital dan Program Kreator Lokal
-
Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong
-
65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung
-
Bikin Elus Dada! Anak di Gunungsindur Bogor Tega Aniaya Sang Ayah Hingga Meninggal
-
Bantah Isu Fasilitas Khusus, Pengacara: Ferdy Sambo Huni Sel Blok A 2.5 Lapas Cibinong