SuaraJabar.id - Polisi yang tergabung dalam Tim Maung Galunggung Polres Tasikmalaya Kota mengamankan tiga orang yang diduga merupakan anggota geng motor yang hendak melancarkan aksi kriminal.
Dari tangan anggota geng motor itu, polisi mengamankan senjata tajam (sajam) jenis celurit dan pedang samurai.
Kepala Tim Maung Galunggung Polres Tasikmalaya Kota, Ipda Ipan Faisal mengatakan, anggota geng motor itu diamankan di Jalan Letjend Mashudi, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Minggu (10/10/2021) sekira pukul 04.25 WIB.
Menurutnya\, saat pihaknya berpatroli ke Jalan Letjend Mashudi, pihaknya mendapati sekelompok orang yang sedang berkumpul yang diduga sebagai geng motor.
"Kita amankan 3 orang di lokasi," ujar Ipan.
Menurut Ipan, saat melakukan penggeledahan terhadap badan dan lokasi nongkrongnya, pihaknya menemukan 2 bilah senjata tajam.
"Kita temukan celurit dan pedang samurai," ucapnya.
Di samping itu, Tim Maung Galunggung Polres Tasikmalaya Kota juga turut mengamankan 10 buah batu koral yang diduga akan digunakan untuk manyerang kelompok lain atau masyarakat yang melintas.
"Kita semua bawa ke mako berikut barang buktinya untuk diproses lebih lanjut. Kita serahkan ke Satreskrim untuk proses hukumnya," kata dia.
Baca Juga: Tenteng Celurit dan Samurai, Tiga Pemuda Diringkus Polisi di Terowongan Kidemang Serang
Paur Humas Polres Tasikmalaya Kota Ipda Jajang Kurniawan mengatakan, orang yang ditengarai sebagai geng motor dan membawa sajam sudah dewasa.
"Kita akan proses terkait dengan sajam ini. Kita akan terapkan undang-undang darurat dengan ancaman 12 tahun penjara," kata Jajang.
Jajang menambahkan, pihaknya juga turut mengamankan 18 sepeda motor dari aksi balapan liar di Jalan Sewaka, Mangin, serta beberapa motor minuman keras.
"Kita juga berikan sanksi tilang bagi pemilik motor karena tidak dilengkapi surat-surat kelengkapan berkendara," ucapnya.
Berita Terkait
-
Alarm BMKG! 90% Wilayah Jabar Diprediksi Dilanda Kemarau Kering
-
Geger Eks Napiter Ledakkan Lapak di Tasik, Pengamat Bongkar Celah Pengawasan yang Bolong
-
Piala Dunia 2026: Hadapi Inggris, Norwegia Diliputi Pola Bertuah Tim Samurai Biru
-
24,5 Persen Anak Jambi 'Fatherless', Gubernur Sebut Jadi Pemicu Remaja Gabung Geng Motor
-
Review Serial Last Samurai Standing: Perjalanan Heroik Shujiro yang Tragis!
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Dedi Kusnandar: Persib Bandung Siap Hadapi Persija di Semifinal Piala Presiden 2026
-
Buntut Sidak Jalan Suryakencana, Wawali Jenal Mutaqin Evaluasi Bagi Hasil Juru Parkir
-
Penebangan Pohon di Jalan Riau Bandung Naik Kelas ke Pidana Berat, Gakkum KLH Turun Tangan
-
Rp11,3 Triliun Digelontorkan, BNPP Fokus Benahi Empat Masalah Besar Kawasan Perbatasan RI
-
Iming-iming 'Dimudahkan Rezekinya', Modus Guru Ngaji Pelaku Pencabulan di Sukabumi