SuaraJabar.id - Lima objek wisata di Kabupaten Bandung Barat (KBB) diajukan ke Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) untuk dibuka pada masa uji coba di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Level 3.
Kelima objek wisata yang diajukan adalah Dago Dream Park, Floating Market, Orchid Forest, Terminal Wisata Grafika Cikole (TWGC), dan Lembang Park and Zoo. Semua objek wisata tersebut bertema alam dengan konsep ruang terbuka.
"Betul kita mengajukan lagi lima objek wisata untuk menjalani uji coba pembukaan wisata," terang Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) KBB Heri Partomo saat dihubungi pada Kamis (14/10/2021).
Heri menyebut pertimbangan mengajukan lima objek wisata tersebut untuk uji coba karena telah mengantongi sertifikat Cleanliness, Health, Safety, dan Environment (CHSE) dan keikutsertaannya mendukung program vaksinasi COVID-19 di Bandung Barat.
"Lima objek wisata itu kan jadi favorit dikunjungi wisatawan atau masuk top ten di KBB. Secara teknis mereka sudah punya sertifikat CHSE sampai ASTA. Termasuk partisipasi mereka dalam vaksinasi dan PPKM," jelas Heri.
Syarat itu menjadi standar wajib yang harus dimiliki oleh setiap objek wisata yang diajukan untuk diujicobakan. "Kalau secara keseluruhan soal protokol kesehatan kan sudah wajib, termasuk scan barcode aplikasi PeduliLindungi," sebut Heri.
Di Bandung Barat sendiri baru ada tiga objek wisata yang sudah terlebih dahulu menjalani uji coba pembukaan wisata yakni The Lodge Maribaya, The Great Asia Africa, dan Farmhouse.
Sejauh ini ketiga objek wisata tersebut menjalankan uji coba pembukaan dengan baik. Kendati sebelumnya ada sejumlah kendala seperti pengunjung yang kesulitan mengakses aplikasi PeduliLindungi.
"Kalau dari prokes semuanya sudah sangat baik, meskipun di awal itu sempat ada kesulitan log in PeduliLindungi. Tapi kemudian sudah teratasi. Dan semoga kedepannya semakin banyak lagi yang bisa diizinkan buka," pungkas Heri.
Baca Juga: 7 Wisata Bandung Lembang, dari Konsep Koboi Amerika hingga Pasar Apung
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Berita Terkait
-
Penyebab Longsor Cisarua Dominasi Faktor Alam, Ahli Ungkap Ancaman Geologis Gunung Burangrang
-
Kemensos Terus Suplai Logistik dan Buka Posko Kesehatan Korban Longsor Cisarua
-
Di Pesantren saat Longsor, Santri Ini Harus Terima Kenyataan Pilu Seluruh Keluarga Meninggal
-
Di Balik Duka Longsor Bandung Barat, Adakah Dosa Pembangunan yang Diabaikan Pemerintah?
-
Hari Keempat Pencarian korban longsor Cisarua
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bandung, Sukabumi dan Purwakarta Jumat 27 Februari 2026
-
Dedi Mulyadi Semprot Aturan Sampah: Izin PLTSa 6 Tahun Baru Kelar, Tapi Rakyat Mau Dipidana
-
GBLA Membara! Persib Bandung Pesta 5 Gol Tanpa Balas, Madura United Tak Berdaya
-
Lapis Hukum Ganda Menanti Ibu Tiri TR: Setelah Pidana, Disusul Administrasi Kepegawaian Kemenag
-
Kontroversi Ibu Tiri Tersangka Kematian NS yang Masih Jadi Pegawai Kemenag di Sukabumi