SuaraJabar.id - Tebing setinggi 12 meter di RT 05/06, Kampung Cikole, Desa Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) longsor setelah daerah itu dilanda hujan deras pada Selasa (19/10/2021) sekitar pukul 14.30 WIB.
Meski longsor tersebut tak menimbulkan korban jiwa, akan tetapi warga terdampak terpaksa mengungsi ke rumah kerabatnya. Material longsoran itu menimpa halaman rumah warga.
"Hujan deras, saya sedang di dalam rumah. Ketika melihat keluar, sudah terjadi longsor, kami panik," kata Iim (45), salah seorang warga.
Beruntung, rumah Iim tidak mengalami kerusakan, hanya saja akses keluar masuk sementara tidak bisa dilewati. Longsor tebing tepat berada di belakang rumah warga, total tiga rumah terancam.
"Tadi di rumah bersama dua anak, istri dan emak, semuanya selamat. Kerusakan rumah enggak ada, cuma akses tidak bisa dilewati," tuturnya.
Hujan deras sejak Selasa sore juga menyebabkan sejumlah rumah di lima RW serta akses jalan di Desa Cikole terendam banjir. Pada selasa petang, banjir mulai surut dan warga membersihkan sampah yang terbawa banjir.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB, Duddy Prabowo mengimbau masyarakat mewaspadai cuaca buruk yang ditandai hujan lebat disertai angin kencang.
Pasalnya, cuaca buruk telah mengakibatkan bencana hidrometeorologi di beberapa lokasi.
Dalam menghadapi cuaca ekstrem, BPBD mengharapkan masyarakat meningkatkan kewaspadaan ancaman bencana hidrometeorologi, terutama longsor. Masyarakat yang tinggal di lokasi rawan harus waspada saat hujan dengan intensitas tinggi dengan waktu cukup lama.
Baca Juga: Cianjur Diguyur Hujan Deras, Rumah di Desa Nagrak Terendam Banjir
"Saat ini kita sedang memasuki peralihan musim dari kemarau ke musim hujan, kondisi ini dapat memicu terjadinya cuaca ekstrim seperti angin kencang, puting beliung," imbuh Duddy.
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Berita Terkait
-
Karhutla Tak Juga Jadi Bencana Nasional, Pendanaan Bencana Diduga Tergeser untuk MBG dan KDMP
-
Kabut Asap Karhutla di Kalteng Makin Pekat, DPR Desak Pemerintah Cepat Turun Tangan
-
Bukan Lagi Anomali, Pakar UGM Sebut Cuaca Ekstrem Jadi Kenormalan Baru
-
Panggung Kreativitas Jadi Strategi Baru Galang Dana Bantuan Korban Bencana
-
Mengapa Banjir Bandang Terjang Padang di Tengah Kemarau dan Karhutla?
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
Terkini
-
Jamuan Panas di Bandung, Persib Incar Rekor Start Sempurna Kontra Cong Viettel FC
-
Usut 3 Laporan Baru Kasus Kekerasan Seksual Santriwati di Bekasi, Polisi Dalami Keterangan Saksi
-
Polisi Tangkap 9 Orang dalam Operasi Sarang Narkoba di Bekasi, 12 Paket Diduga Sabu Disita
-
Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun
-
Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya