SuaraJabar.id - Sebagai bagian dari kepedulian terhadap udara bersih dan penghijauan, Peruri memberikan bantuan berupa 3.100 bibit pohon buah kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Kepala Biro Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Peruri, Ratih Sukma Pratiwi kepada Kepala DLHK Kabupaten Karawang, Wawan Setiawan, di Kantor Desa Karangmulya yang disaksikan secara langsung oleh Kepala Desa Karangmulya, Darman Jamaludin.
Bantuan 3.100 bibit pohon buah yang terdiri dari pohon mangga, jambu, rambutan dan jeruk tersebut, nantinya akan didistribusikan untuk 11 kecamatan di Kabupaten Karawang, di bawah koordinasi DLHK Karawang. Selain pemberian secara simbolis, juga dilakukan seremoni penanaman tiga bibit pohon jeruk, jambu dan mangga di pekarangan Kantor Desa Karangmulya.
Penyerahan bantuan bibit pohon buah merupakan salah satu Program TJSL Peruri, dalam rangka mendukung program pemerintah yakni Sustainability Development Goals/Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Nomor 15 yaitu Life on Land/Ekosistem Daratan.
“Alhamdulillah, hari ini kami bisa memberikan bantuan dalam rangka peduli penghijauan terhadap lingkungan di Kabupaten Karawang. Bantuan berupa bibit pohon buah bertujuan selain untuk meningkatkan kualitas udara bersih, nantinya pohon buah juga dapat dimanfaatkan untuk ketahanan pangan masyarakat,” ujar Ratih.
Penanaman pohon buah, selain dapat memberikan manfaat ekonomis bagi masyarakat, juga dapat menyelamatkan Bumi dari bencana, serta untuk mengurangi dampak dari adanya global warming.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Peruri, karena telah ikut bersama dalam meningkatkan penghijauan di Karawang. Semakin banyak pohon di Karawang, semakin asri lingkungan kita, oksigen juga semakin bersih. Ini akan sangat bermanfaat bagi kita semua dan bagi anak cucu kita di masa mendatang,” ujar Wawan.
Berita Terkait
-
Gerakan Penghijauan, Konsistensi Kepedulian Meningkatkan Kualitas Udara
-
Potensi Jadi Tempat Wisata, Pemkab Karawang Bakal 'Permak' Gunung Sanggabuana
-
500 Warga Karawang Terima Sertifikat Tanah dari Presiden Jokowi
-
Penghijauan Jadi Strategi Pertamina Tarik Kunjungan di Desa Wisata Pantai Tirta Ayu
-
MenLHK Minta Penghijauan di Ibu Kota Negara Baru Dimulai
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
-
Update Tarif Listrik per kWh April 2026, Apakah Ada Kenaikan Harga?
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
Terkini
-
'Saya Penguasa Citiis': Pria Arogan yang Viral di Tasikmalaya Akhirnya Tertunduk Lesu Minta Maaf
-
Gizi untuk Anak, Limbah Jangan Merusak: Ultimatum DLH Sukabumi untuk Pengelola SPPG
-
Gelisah di Balik Seragam ASN: DPRD Kota Banjar Pasang Badan Cegah Badai PHK PPPK di Tahun 2027
-
Badai PHK Setelah Lebaran: Saat Mesin Pabrik Berhenti dan Amarah Buruh Sukabumi Memuncak
-
Bersama Semangat Earth Hour, BRI Percepat Transformasi Berkelanjutan