SuaraJabar.id - Kabupaten Cianjur memiliki beberapa titik yang sulit ditempuh dengan kendaraan biasa terutama di wilayah selatan. Kondisi ini tentu bakal menjadi kendala bagi Cianjur untuk mempercepat vaksinasi COVID-19.
Namun saat ini, Palang Merah Indonesia (PMI) meminjamkan mobil dobel kabin dan gardan untuk PMI Cianjur untuk mempercepat vaksinasi COVID-19 dengan menjangkau warga yang tinggal di daerah yang sulit dijangkau dengan kendaraan biasa
Kepala Markas PMI Abdul Azis saat dihubungi di Cianjur, Minggu, mengatakan, pihaknya menyediakan satu unit kendaraan untuk dipakai mempermudah relawan PMI Cianjur dalam menjangkau wilayah yang sulit ditempuh karena landasan jalan masih tanah atau belum mendapat perbaikan, sehingga memerlukan kendaraan dobel gardan.
"PMI menyiapkan satu unit kendaraan operasional untuk membantu kegiatan vaksinasi di Cianjur, mengingat letak geografisnya luas dan membutuhkan kendaraan 4X4," katanya dikutip dari Antara, Minggu (31/10/2021).
Pihaknya berharap dengan adanya kendaraan tersebut, cakupan sasaran vaksinasi dapat segera tercapai, hingga ke pelosok baik bagian utara hingga selatan Cianjur.
"Kami berharap dengan adanya tim vaksinasi PMI, dapat membantu pemerintah daerah mencapai target vaksinasi," katanya.
Sekretaris PMI Cianjur, Heri Hidayat mengatakan bantuan kendaraan operasional dari pusat tersebut, sangat membantu relawan dan tim vaksinasi PMI Cianjur, untuk menjangkau wilayah yang medannya cukup sulit dilalui kendaraan tanpa dobel gardan. Bahkan selama ini target untuk menjangkau wilayah terujung.
"Kami berharap bantuan kendaraan operasional ini, dapat menunjang langkah PMI Cianjur, bersama unit vaksinasi bergerak, untuk membantu target vaksinasi warga hingga ke pelosok. Sifatnya pinjaman selama gebyar vaksinasi dilakukan, sebagai bentuk kepedulian PMI untuk membantu kegiatan PMI Cianjur," katanya.
Hingga saat ini, PMI Cianjur, tambah dia, masih tetap menggelar vaksinasi bersama unit vaksinasi bergerak yang terdiri dari Dinkes, Baznas, BPBD Cianjur dan LPBI NU, mulai dari dalam ruangan di markas PMI Cianjur, hingga ke tingkat desa yang ada di 10 kecamatan di Cianjur, dengan pancapaian vaksinasi lebih dari 18 ribu penerima.
Baca Juga: Di KTT G20, Para Pemimpin Negara Sepakat Capai Target Vaksinasi
"Kami targetkan dengan adanya kendaraan bantuan ini, pencapaian vaksinasi terus meningkat dengan lokasi tersulit sekalipun. Kami akan jemput bola hingga ke desa terujung di Cianjur, untuk menggelar vaksinasi hingga target Cianjur sebanyak 1,9 juta penerima tercapai," katanya.
Berita Terkait
-
Sudah dari 2025, DPRD Sebut Pramono Anung Lamban Bertindak Soal Pungutan Paksa PMI
-
Usai Polemik Patokan Iuran, PMI DKI Janji Benahi Mekanisme Penggalangan Dana
-
Beredar Daftar Patokan Sumbangan ASN, PMI DKI Jakarta Bakal Telusuri Aliran Bulan Dana
-
ASN hingga Warga Dibebani Target Iuran, PMI DKI: Kembalikan Bulan Dana ke Ruh Kemanusiaan
-
Bulan Dana PMI Disorot soal Target Iuran, Pramono Anung Minta Pengetatan Aturan
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Empat Sekolah di Bandung Dapat Dukungan Program Literasi, Siswa Dikenalkan Mitigasi Bencana
-
Sukabumi Rawan Keracunan Pangan, Dinkes Minta Dapur MBG Perketat Pengawasan
-
Agus Suparmanto: Pemecatan oleh Mardiono Langgar AD/ART, Tak Disahkan Menkum
-
Ciamis Terima 15.600 Ayam Petelur, Produksi Telur Ditargetkan 780 Kg per Hari
-
Diteken di Bandung, Indonesia dan Malaysia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Sosial di Perbatasan