SuaraJabar.id - Beredar sebuah video Yana Supriatna ( 40 ) warga Dusun Babakan Regol Desa Sukajaya Kecamatan Sumedang Selatan yang sempat dikabarkan hilang secara misterius di Kawasan Jalan Cadas Pangeran sedang berada di Mapolres Sumedang untuk dimintai keterangan pasca ia ditemukan pada hari Kamis ( 18/11/2021 ) kemarin.
Dalam video tersebut terlihat pria berperawakan kurus yang tak lain adalah Yana itu mengenakan kemeja batik duduk di kursi ruangan.
Masker yang ia pakai pun diturunkan ke dagu, sehingga terlihat wajahnya tersenyum saat dipersilahkan makan dan minum oleh suara pria didepannya yang diduga seorang penyidik.
“Sok bari ngemil, ngarah sehat, caina tah aya, cai ( silahkan sambil ngemil agar sehat, airnya juga sekalian diminum ),” kata pria penyidik didepannya.
Yana hanya tersenyum sembari melipat tangan di lutut dan menolak lembut tawaran penyidik.
“Atos pa tadi ( sudah pak tadi ),” sahut Yana.
Penyidik kemudian bertanya kepada Yana dalam video itu apakah pesan suara menangis yang ia kirimkan tersebut benar adanya.
Yana pun menjawab bahwa pesan berisi tangisan itu memang benar ia menangis.
“Muhun pak, Abdi nangis( betul pak, saya menangis ),” jawabnya.
Yana jugabercerita bahwa dirinya sepanjang perjalanan menuju Cirebon kemarin selalu menangis dan mengingat anaknya.
“ Kaemutan wae putra ( keinget sama anak terus )” kata dia dengan senyum tipis.
Video Yana diperiksa di Mapolres Sumedang tersebut dibagikan oleh @infobogor_news pada hari ini Jumat( 19/11/2021).
Informasi dari berbagai sumber, saat diminta keterangan,Yana mengaku perbuatannya tersebut ada kaitannya dengan pekerjaan dan ia berusaha menghindari keluarga dan dari pekerjaannya dengan berpura pura dianiaya orang.
Pun meski begitu, kini Yana masih mendekam di Mapolres Sumedang untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Seperti diketahui sebelumnya, Yana menggegerkan Indonesia dengan kabar hilangnya Pria tersebut secara misterius di Kawasan Jalan Cadas Pangeran pasca mengirimkan pesan tangisan dan kesedihan kepada keluarganya.
Berita Terkait
-
PSAD UII Bongkar Taktik Ganjil Polri: Sengaja Benturkan Mahasiswa dengan Ormas?
-
Tak Cukup Sanksi Administrasi, Koalisi MBG Watch Minta Pelaku Keracunan Diproses Pidana
-
300 Massa Aksi Ditangkap, SETAPOL Ungkap Kekerasan Aparat: Kondisinya Sangat Miris!
-
Polisi Singapura Kumpulkan Sampel DNA Keluarga 9 Warganya yang Hilang di Banjir Bandang Nepal
-
Tersangka Judi Kasino di Sukoharjo Bertambah Jadi 65 Orang
Terpopuler
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Berbagai Kebutuhan
- Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
- 3 Rekomendasi HP vivo RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Dipilih
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
Pilihan
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
-
Kabut Asap Makin Pekat, Doa Apa yang Bisa Dibaca Muslim? Ini Bacaan Perlindungannya
-
Jakarta Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemprov DKI Terapkan PJJ Mulai Besok
-
Badan Geologi Ungkap Kondisi Anak Krakatau Terkini: Tak Ada Potensi Runtuh Picu Tsunami
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
Terkini
-
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Bandung, Bandara Husein Sastranegara Ditutup Sementara
-
BRI Ajak Generasi Muda Bangun Kebiasaan Finansial Sehat Sejak Dini
-
Satelit Lacak Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jabar, Banten dan Jakarta: Warga Wajib Pakai Masker
-
Hujan Abu Anak Krakatau Meluas Hingga Jabar, Material Pasir Halus Ditemukan Warga Bandung
-
Jok Motor Hingga Jemuran Hitam Pekat, Warga Cileungsi Dikejutkan Debu Abu Vulkanik