Aksi brutal Geng Motor di Sukabumi ini direspons oleh pihak kepolisian dengan meningkatkan antisipasi untuk mencegah tindakan kriminal yang dilakukan gerombolan Geng Motor tersebut.
"Untuk langkah antisipasi, kami terus tingkatkan kegiatan patroli rutin di berbagai lokasi, yang dinilai rawan terjadinya tindak kejahatan oleh geng motor," ujar Kapolres Sukabumi Kota AKBP SY Zainal Abidin kepada awak media.
Zainal menghimbau kepada seluruh warga masyarakat untuk turut berpartisipasi memberikan informasi jika mengetahui adanya aktivitas terkait geng motor.
Tak hanya menerjunkan patroli di titik rawan, polisi juga berpatroli di media sosial karena Geng Motor kerap menyebar ketakutan dengan memposting aksi brutalnya di media sosial.
"Patroli di media sosial juga kita lakukan secara internal mengingat saat ini maraknya aksi Geng Motor yang disiarkan secara langsung di media sosial. Namun demikian, kami juga membuka akses kepada warga masyarakat yang ingin memberikan informasi terkait geng motor," jelasnya.
Sementara itu, Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi mengatakan pemerintah telah melakukan komunikasi secara intens dengan Polisi untuk penanggulangan Geng Motor tersebut.
"Selain koordinasi dengan Polres Sukabumi Kota, kita juga harus berupaya keras bersama. Karena ini bukan hanya menjadi tugas pihak kepolisian saja, melainkan juga tugas kita bersama. Maka dari itu saya harap masyarakat bersama kita saling jaga lingkungan kita," Kata Fahmi kepada wartawan.
Fahmi pun meminta masyarakat khususnya orang tua supaya lebih memperhatikan lagi dengan siapa anaknya bergaul dan melakukan apa saja. Apabila anak keluar malam tanpa tujuan yang jelas lebih baik dicegah.
"Jika tidak diperlukan keluar malam, jangan dibiarkan. Dan jika mengetahui perkumpulan Geng Motor di wilayahnya segera laporkan kepada petugas yang berwajib," Jelasnya.
Baca Juga: Tak Punya Bukti Vaksin Covid-19, Ribuan Warga Rusia Tidak Boleh Naik Transportasi Umum
Berita Terkait
-
Kontradiksi Gaya Komunikasi Prabowo: Singa Domestik, Kucing Imut di Panggung Internasional?
-
Minyak Rusia Kembali Masuk, Bahlil Pastikan Stok Energi Tetap Aman
-
Bahlil Konfirmasi Impor Minyak Rusia Tahap 2 Sudah Jalan, Demi Amankan Energi Nasional!
-
Raksasa Alumunium Rusia, Rusal Segera Garap Hilirisasi Bauksit di Kalimantan
-
Impor Minyak Rusia Tahap 2 Mulai Jalan, Bahlil: Demi Ketahanan Energi RI
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa
-
Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar
-
Eks TA DPR Adi Harnowo Bantah Terlibat Penjualan Pita Cukai Palsu
-
Bermodus COD, Polisi Sita 1.241 Butir Obat Keras Ilegal di Bekasi
-
BMKG Rilis Imbauan Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter di Perairan Indonesia, Berlaku 14-17 September