SuaraJabar.id - Polisi berhasil membongkar motif di balik penyebaran video syur berdurasi 19 detik yang menampilkan sosok selebgram RM asal Garut.
Diketahui, video syur 19 detik tersebut menampilkan pemeran perempuan seorang selebram asal Garut berinisial RM dan pemeran pria AS yang merupakan kekasih RM.
Dari penelusuran polisi, video syur Garut itu ternyata disebarkan oleh salah satu pemeran, yakni AS. AS menyebarkan video syur tersebut ke media sosial hingga menjadi viral akibat kesal dengan orang tua Selebgram RM yang tak memberi restu hubungannya.
Video itu pun viral pada Sabtu (20/11/2021) lalu. Namun dari pengakuan AS, dirinya sudah mengunggah video syurnya bersama Selebgram RM sejak 11 November 2021 lalu.
Namun kini akun instagram milik RM yang menyebarkan video tersebut sudah hilang.
AS juga mengaku video yang menunjukan adegan suami istri tersebut dilakukan Juli 2021 di studio foto miliknya.
Mengetahui video syurnya menyebar dan menjadi viral, Selebgram RM lalu melaporkan kasus tersebut ke polisi.
Ia melaporkan AS tak lain kekasihnya lantaran sengaja menyebarkan video tidak senonoh ke media sosial.
Ia tidak percaya jika kekasihnya tega menyebarkan video intim tersebut ke medsos.
Baca Juga: Bawa Seserahan Buket Uang Raksasa Rp 68 Juta, Pengantin Pria sampai Oleng
RM pun kini menggandeng seorang pengacara untuk menangani kasus video syur Garut itu.
Syam Yosep pengacara RM mengatakan kliennya itu seorang selebgram dengan pengikut cukup banyak. Akun tiktoknya bahkan mencapai 500 ribu pengikut.
Bahkan wanita cantik berusia 19 tahun itu sempat mengikuti kompetisi penyanyi dangdut di salah satu televisi swasta.
Syam menyatakan pelaku penyebar video syur Garut ini tak lain manajer kliennya RM.
AS memang menjalin hubungan spesial dengan RM semenjak menjalin kerjasama.
“Pelaku ini punya studio foto, jadi kalau RM dapat endorse untuk produk dilakukan bersama-sama,” ujar Syam Yosep.
Berita Terkait
-
Rumit Banget! Bos Toko Diselingkuhi Suami, Libatkan Mantan Suami Pertama
-
Viral Perempuan Muda Masturbasi Saat Tepergok Mencuri, Pura-Pura Jadi ODGJ
-
Viral Kereta Whoosh Berhenti di Kopo Bandung Gara-gara Ada Seng Nyangkut
-
Suara Syahrini Dinilai Beda Tampil di Pernikahan Kerabat, Diminta Setop Nyanyi
-
Mustahil Dideportasi, Praktisi Hukum Tegaskan WNA Pembunuh Cucu Mpok Nori Tetap Diadili di Indonesia
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Babak Baru Kasus Nizam: Ibu Tiri Layangkan Praperadilan, Gugat Status Tersangka di PN Cibadak
-
Istigasah di Ciamis, Ulama: Penegak Hukum Diminta Berani Bongkar Kasus KM 50
-
Imbas Konflik Global, Harga Kantong Plastik hingga Besek di Sukabumi Naik Drastis 70 Persen
-
Istighotsah Cirebon, Ulama: Jangan Biarkan Kasus KM 50-Vina Menggantung!
-
Fakta dan Korban Jembatan Putus di Sukabumi, Warga Hendak Ikut PAW Kades Jadi Korban