- Teni Ridha mengajukan gugatan praperadilan di PN Cibadak untuk membatalkan penetapan status tersangka kasus kematian Nizam Syafei.
- Kuasa hukum menilai penetapan tersangka oleh Satreskrim Polres Sukabumi tidak didukung oleh alat bukti yang sah dan kuat.
- Sidang perdana pada Senin (6/4/2026) ditunda selama sepekan karena pihak kepolisian selaku termohon tidak hadir dalam persidangan.
SuaraJabar.id - Kasus dugaan kekerasan yang berujung pada kematian tragis Nizam Syafei (13) di Kabupaten Sukabumi memasuki babak baru yang krusial.
Teni Ridha alias TR, yang merupakan ibu tiri korban, resmi melayangkan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri (PN) Cibadak Kabupaten Sukabumi.
Gugatan ini bertujuan untuk menguji sah atau tidaknya penetapan tersangka serta penahanan terhadap dirinya.
Langkah hukum ini diambil untuk membatalkan status tersangka dan penahanan yang dilakukan oleh pihak kepolisian.
Namun, sidang perdana yang dijadwalkan hari ini, Senin (6/4/2026), belum dapat berjalan sesuai agenda lantaran Kasat Reskrim Polres Sukabumi selaku pihak termohon tidak hadir.
Kuasa hukum TR, Feri Gustaman, menyatakan bahwa permohonan praperadilan ini didasari atas keyakinan kuat bahwa penetapan kliennya sebagai tersangka tidak didukung oleh alat bukti yang sah dan kuat sesuai aturan hukum yang berlaku.
"Kami memandang bahwa alat bukti yang digunakan tidak sah dan tidak cukup untuk menetapkan klien kami sebagai tersangka. Karena itu, kami memohon kepada Majelis Hakim agar status tersangka dan penahanan klien kami dibatalkan," kata Feri dilansir dari sukabumiupdate -jaringan Suara.com di gedung PN Cibadak, Palabuhanratu.
Menurut Feri, praperadilan adalah hak tersangka untuk mendapatkan kepastian hukum atas prosedur yang dilakukan oleh pihak kepolisian, dalam hal ini Satreskrim Polres Sukabumi.
Sidang Ditunda Sepekan
Baca Juga: Imbas Konflik Global, Harga Kantong Plastik hingga Besek di Sukabumi Naik Drastis 70 Persen
Meski kuasa hukum pemohon telah hadir di ruang sidang PN Cibadak sejak pagi, persidangan terpaksa ditunda karena pihak kepolisian selaku termohon mangkir tanpa alasan yang jelas.
"Kami tidak mengetahui alasan termohon tidak hadir kenapa, yang jelas itu hak pemohon dan hakim pengadilan negeri memberikan kesempatan satu kali lagi pemanggilan," ujar Feri.
Sesuai prosedur, tahapan sidang praperadilan akan berlangsung maraton selama tujuh hari kerja, meliputi pembacaan permohonan, jawaban termohon, replik, duplik, pembuktian, hingga putusan akhir dari hakim tunggal.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Satreskrim Polres Sukabumi belum memberikan keterangan resmi terkait ketidakhadiran mereka dalam sidang perdana praperadilan tersebut.
Berita Terkait
-
Imbas Konflik Global, Harga Kantong Plastik hingga Besek di Sukabumi Naik Drastis 70 Persen
-
Fakta dan Korban Jembatan Putus di Sukabumi, Warga Hendak Ikut PAW Kades Jadi Korban
-
Ciaul Pasir Makan Korban: Pria Paruh Baya Terluka Akibat Jalan Rusak yang Tak Kunjung Diperbaiki
-
Aroma Tak Sedap di Balik MBG Sukabumi: Benarkah Ada Oknum Dewan Kuasai 5 SPPG?
-
Seling Putus: Detik-Detik Menegangkan Jembatan Gantung Sukabumi Ambruk Seret Pemotor ke Dasar Sungai
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Tanpa Sertifikasi, Ali Tatto Sulam Sebut Pesolek Talenta Lokal Susah Tembus Pasar Global
-
Dari Alun-alun Tegar Beriman Hingga CFD, Ini Sederet Panggung Baru Seniman Bogor
-
Kabupaten Bogor Siap Miliki Embarkasi Haji Mewah Megah Serupa Zamzam Tower
-
Bupati Bandung Sediakan Pinjaman Modal Rp10 Juta Tanpa Bunga dan Jaminan
-
Empat Orang Tewas, Polisi Selidiki Kecelakaan Beruntun di Puncak-Cipanas