- Seorang pengendara motor terluka parah akibat kecelakaan di Jalan Ciaul Pasir, Kota Sukabumi, pada Kamis (2/4/2026).
- Kerusakan jalan parah dan sistem drainase buruk menyebabkan genangan air yang merusak badan jalan secara terus-menerus.
- Pemerintah Kota Sukabumi menetapkan perbaikan ruas jalan tersebut sebagai prioritas, namun pelaksanaannya hingga kini masih tertunda.
SuaraJabar.id - Aspal yang terkelupas dan lubang menganga di sepanjang ruas Jalan Ciaul Pasir, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, kembali memakan korban.
Kamis (2/4/2026), seorang pria paruh baya harus merasakan kerasnya hantaman aspal setelah motor yang dikendarainya terperosok ke dalam "jebakan maut" di tengah jalan.
Kabar memilukan ini mendadak viral setelah warganet membagikan video detik-detik pasca-kejadian di berbagai platform media sosial.
Dalam rekaman tersebut, tampak sang pengendara terduduk lemas dengan kondisi wajah yang penuh luka dan lebam membiru.
Darah segar tampak mengucur dari bagian kepala, sementara motornya tergeletak dengan kerusakan cukup parah tak jauh dari lokasi.
“Kecelakaan, jatuh di Ciaul Pasir akibat jalan berlubang,” ujar suara dalam video tersebut sembari mengarahkan kamera ke lubang besar yang hampir menghabiskan seluruh badan jalan. Lokasi kejadian ini dilaporkan berada tak jauh dari SMPN 15 Kota Sukabumi.
Kondisi Jalan Ciaul Pasir memang sudah lama menjadi keluhan warga. Aditya Dwi Putra, seorang ketua RT setempat, membenarkan bahwa kerusakan jalan di bawah kewenangan Pemkot Sukabumi ini sudah masuk dalam kategori "parah".
Kerusakan memanjang mulai dari tanjakan pertigaan jalan nasional hingga pintu masuk kawasan perumahan Taman Asri.
“Sudah lebih dari satu tahun kondisinya makin parah. Titik kerusakannya sangat banyak,” ungkap Aditya.
Baca Juga: Aroma Tak Sedap di Balik MBG Sukabumi: Benarkah Ada Oknum Dewan Kuasai 5 SPPG?
Bagi warga sekitar, melintasi jalan ini membutuhkan konsentrasi ekstra. Jika cuaca cerah, debu dan lubang menjadi tantangan. Namun jika hujan deras mengguyur, jalanan ini berubah menjadi "sungai" yang mengerikan.
Buruknya sistem drainase memperparah keadaan. Menurut Aditya, saat hujan turun, air tidak mengalir ke selokan, melainkan tumpah ke badan jalan. Hal inilah yang diduga menjadi penyebab utama aspal cepat hancur meski sempat diperbaiki.
“Kalau hujan deras mirip sungai. Air mengalir di jalan, bukan di selokan. Jadi kalau pemerintah hanya memperbaiki jalan tanpa membenahi drainase, saya takut itu cuma buang-buang duit rakyat. Pasti cepat rusak lagi,” bebernya.
Ironisnya, ruas Jalan Ciaul Pasir dikabarkan sudah masuk dalam daftar 10 ruas jalan prioritas yang akan diperbaiki oleh Pemerintah Kota Sukabumi tahun ini, bersaing dengan Jalan Merbabu dan Jalan Subang Jaya.
Namun, hingga darah pengendara motor hari ini tertumpah di sana, tanda-tanda alat berat akan turun ke lokasi masih belum terlihat jelas.
“Itu yang saya baca dari berita Pemda, katanya ada 10 ruas termasuk Ciaul Pasir yang jadi prioritas. Tapi tidak jelas kapan mulainya. Jangan sampai korban jalan rusak terus bertambah hanya karena perbaikan yang terus ditunda,” pungkas Aditya.
Tag
Berita Terkait
-
Aroma Tak Sedap di Balik MBG Sukabumi: Benarkah Ada Oknum Dewan Kuasai 5 SPPG?
-
Seling Putus: Detik-Detik Menegangkan Jembatan Gantung Sukabumi Ambruk Seret Pemotor ke Dasar Sungai
-
Lelah Menagih Janji, Warga Cibening Sukabumi Patungan Rp50 Ribu Demi Bangun Jembatan
-
WFH ASN Dimulai! Wali Kota Sukabumi Tegaskan Guru, Nakes, dan Pejabat Tetap di Lapangan
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Ciaul Pasir Makan Korban: Pria Paruh Baya Terluka Akibat Jalan Rusak yang Tak Kunjung Diperbaiki
-
Hanya Jadi Objek Foto Tapi Tak Pernah Dibantu: Rumah Nyaris Roboh Dihuni Belasan Orang di Bandung
-
Malam Mencekam di Ciloa: Tembok Tebing Ambrol, Dua Motor Terkubur di Ruang Tamu Usai Longsor
-
Sedot Air Tanah Tapi 'Emoh' Urus Izin: Ratusan Pengusaha di Banjar Kini Berada di Ujung Tanduk
-
Aroma Tak Sedap di Balik MBG Sukabumi: Benarkah Ada Oknum Dewan Kuasai 5 SPPG?