- Kebakaran melanda Pondok Pesantren Nurul Iman di Kabupaten Sukabumi pada Minggu sore, 17 Mei 2026 sekitar 17.30 WIB.
- Api diduga berasal dari korsleting listrik di asrama lantai dua yang merembet ke bangunan madrasah dan dapur.
- Peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa namun mengakibatkan kerugian material cukup besar bagi pihak pondok pesantren.
SuaraJabar.id - Musibah kebakaran melanda Pondok Pesantren Nurul Iman di Kampung Cilame RT 22/05, Desa Buniasih, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu sore (17/5/2026).
Si jago merah menghanguskan bangunan madrasah, asrama santri (kobong), hingga merembet ke rumah pimpinan pondok pesantren.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 17.30 WIB tersebut mengejutkan warga sekitar, mengingat api muncul saat menjelang waktu Magrib.
Kepala Desa Buniasih, Badrudin, mengonfirmasi bahwa api pertama kali terlihat muncul dari bagian atap asrama santri atau kobong yang terletak di lantai atas.
Dengan cepat, api merambat ke bangunan madrasah yang berada di bawahnya serta dapur rumah milik pimpinan pondok pesantren, Ustad Engkus (40).
“Selain kobong dan madrasah, api juga merembet ke dapur rumah pimpinan ponpes. Kondisi cuaca dan material bangunan membuat api cepat membesar,” ujar Badrudin, dilansir dari SukabumiUpdate -jaringan Suara.com, Minggu (17/5/2026).
Menurut Badrudin, dugaan sementara kebakaran dipicu korsleting listrik yang berasal dari kobong lantai dua.
Saat kejadian, kondisi pondok pesantren sedang kosong dari aktivitas santri karena sekitar 50 santri dan santriwati belum berada di lokasi.
“Diduga dari korsleting listrik di kobong lantai dua. Untungnya saat kejadian belum ada santri maupun santriwati di pondok,” katanya.
Baca Juga: Telan Rp3,5 Miliar tapi Mangkrak, Proyek Masjid Al Afghani Sukabumi Didesak Stop
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, pimpinan ponpes, Ustad Engkus, sempat menyelamatkan diri dengan melompat dari lantai dua kobong ketika api mulai membesar.
Warga yang mengetahui kejadian itu langsung berdatangan untuk membantu proses pemadaman menggunakan alat seadanya. Api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 18.49 WIB setelah petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Akibat kebakaran tersebut, pondok pesantren mengalami kerugian material yang diperkirakan cukup besar. Hingga kini, warga bersama aparat setempat masih melakukan pendataan terkait dampak kebakaran.
Berita Terkait
-
Telan Rp3,5 Miliar tapi Mangkrak, Proyek Masjid Al Afghani Sukabumi Didesak Stop
-
Kisah Nenek Ikah di Sukabumi, Selamat dari Dentuman Mencekam Saat Hendak Salat Magrib
-
Resmi Tersangka! Polri Cek Status WNI Naturalisasi Syekh Ahmad Al Misry ke Otoritas Mesir
-
Jalur Sukabumi Utara Padat Sabtu Siang: Imbas Akhir Pekan dan Bubaran Pabrik
-
Buntut Longsor Bocimi KM 72, BPJT Instruksikan Evaluasi Total Seluruh Aset Tol
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa
-
Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel
-
Jejak Garang Spesialis Reserse, Irjen Hengki Resmi Duduki Kursi Kapolda Jabar
-
Dedi Mulyadi Hentikan Proyek Data Center Rp3,5 T: IMB dan Amdal Belum Beres, Kok Bisa?
-
Ini Daftar Lengkap Kapolda, Wakapolda hingga Dirreskrimum Baru