SuaraJabar.id - Ketua KNPI Kota Bandung, M. Edwin Khadafi buka suara terkait pernyataan Politikus PDIP, Junimart Girsang terkait bentrok ormas Pemuda Pancasila dengan Forum Betawi Rempug (FBR) di kawasan Ciledug beberapa waktu lalu.
Junimart Girsang yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi II DPR RI itu meminta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menertibkan ormas yang sering terlibat bentrokan.
Pernyataan Junimart juga ditafsirkan sebagian orang sebagai permintaan untuk membubarkan Pemuda Pancasila. Tak ayal, Pemuda Pancasila pun bereaksi keras atas pernyataan Junimart itu.
Menanggapi polemik tersebut, Edwin mengatakan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) pasti memiliki tujuan mulia dan peran kebaikan.
"Setiap organisasi yang diakui pemerintah pasti memiliki tujuan mulia untuk membangun bangsa, terlebih organisasi yang memiliki nilai sejarah serta peran yang kuat seperti PP. Kondisi kita hari ini selalu lebih mudah menemukan kesalahan daripada mengapresiasi peran kebaikan," ujarnya, Kamis (25/11/2021).
Selanjutnya Edwin menyampaikan, dirinya menilai Pemuda Pancasila (PP) juga memiliki peran yang penting di Kota bandung.
"Untuk Kota Bandung sendiri, kami melihat peran kebaikan PP begitu penting. Diantaranya ialah menjadi inisiator Bandung Kondusif pada tahun 2018, hal ini menandakan keseriusan PP Kota Bandung untuk berperan dalam menjaga kondusifitas kota yang mana dengan stabilnya kondisifitas kota dapat melahirkan produktifitas pembangunan yang lebih baik. Spirit itu saya lihat sampai hari ini tidak padam," paparnya.
"Bahkan pada masa Pandemi pun, barisan kader PP turut berperan dalam pencegahan dan penanganan Covid-19 di kota bandung, diantaranya program penyemprotan disinfektan untuk pencegahan penyebaran Covid-19," lanjut Edwin.
Karenanya menurut Edwin apresiasi dan upaya menghingar bingarkan kebaikan menjadi penting untuk menjadi inspirasi bagi generasi muda.
"Kebaikan-kebaikan ini kiranya perlu kita hingar bingarkan agar menjadi rangsangan yang menginspirasi untuk setiap generasi muda agar mereka punya teladan serta agar dapat mereka turut melakukan aksi kebaikan," tegasnya.
Di akhir statementnya Edwin berharap ke depan setiap elemen bangsa bisa bersatu dan saling menguatkan untuk kerja kebaikan.
"Harapanya, kita bisa bersatu padu untuk saling menguatkan, kiranya ada kekeliruan, kita luruskan bersama dengan semangat persaudaraan dan terus bahu membahu dalam merangkai kerja kebaikan," pungkas Edwin.
Junimart Girsang Minta Maaf
Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi II DPR RI fraksi PDIP, Junimart menyampaikan permohonan maaf kepada organisasi masyarakat (ormas) Pemuda Pancasila (PP) atas pernyataannya yang meminta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menertibkan ormas yang sering terlibat bentrokan.
Baca Juga: Proyektil Peluru Nyasar yang Terjang Bocah di Bandung Dikirim ke Puslabfor Mabes Polri
Sebelumnya pernyataan Junimart memang sempat memicu protes khususnya dari PP. Junimart menilai dirinya merasa yakin kalau PP tidak secara utuh membaca pernyataannya yang menanggapi adanya bentrokan antara PP dengan orman Forum Betawi Rempug (FBR) di Kawasan Ciledug beberapa waktu lalu.
"Saya memahami bahwa teman-teman PP tidak utuh membaca tanggapan saya tentang insiden Ciledug dan hubungannya dengan Kemendagri," kata Junimart kepada wartawan, Kamis (25/11/2021).
Junimart menjelaskan, bahwa tidak ada sama sekali dalam pernyataannya yang meminta agar Kemendagri untuk membubarkan PP.
Berita Terkait
-
Viral Ustaz Mengajar 85 Anak Tanpa Bayaran, Rela Lapar dan Hampir Terusir dari Kontrakan
-
Penyebab Longsor Cisarua Dominasi Faktor Alam, Ahli Ungkap Ancaman Geologis Gunung Burangrang
-
Dedi Kusnandar Tinggalkan Bhayangkara FC, Balik ke Persib? Begini Kata Umuh Muchtar
-
Terpopuler: Cara Download PP Ramadan 2026 Cewek, 5 HP Alternatif Redmi Note 15 5G
-
Motif Asmara, Polres Metro Bekasi Bekuk Penculik Anak di Bus di Bandung
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Tantangan Berat di Cisarua! Bima Arya: Material Longsor 20 Meter Persulit Evakuasi Korban
-
Di Balik Lumpur Pasirlangu, Dinamika Data dan Harapan Keluarga yang Belum Padam
-
Predator Anak Menghantui Cianjur: Polres Buka Posko Laporan, Diduga Korban Lebih dari 10 Orang
-
Gugatan Rumah Disita Picu Desakan OJK Telusuri Pola Kemitraan Asuransi
-
Bupati Karawang Tegaskan Moratorium Perumahan: Tak Ada Izin Baru Sampai Tata Ruang Beres