Scroll untuk membaca artikel
Pebriansyah Ariefana
Sabtu, 11 Desember 2021 | 12:20 WIB
Umat Muslim penyandang disabilitas memanfaatkan tempat wudhu khusus disabilitas di Masjid El Syifa, Ciganjur, Jakarta Selatan, Sabtu (18/5).[Suara.com/Arief Hermawan P]

Jika anggota tubuh tertutup sesuatu seperti getah, kutek, dan cat, maka harus dibersihkan terlebih dahulu sebagai syarat wudhu. Jika air tak sampai kena kulit, maka wudhu tidak sah.

Umat Muslim penyandang disabilitas menunaikan sholat di Masjid El Syifa, Ciganjur, Jakarta Selatan, Sabtu (18/5). [Suara.com/Arief Hermawan P]

5. Bersih Dari Sesuatu yang Dapat Mengubah Air, Seperti Za’faran

6. Mengetahui Rukun Wudhu

Fardhu wudhu ada enamm yakni niat, membasuh wajah, membasuh kedua tangan, mengusap kepala, membasuh kedua kaki sampai mata kaki dan tertib.

Baca Juga: Hadiri Acara Ustaz Abdul Somad, Giovanni Tobing: Saya Ingin Menjadi Lebih Baik

7. Mengetahui Sunnah Wudhu

Sunnah wudhu bukan bagian dari rukun wudhu, tapi bernilai pahala jika dikerjakan. Sunnah wudhu ada 10 yaitu bersiwak, membaca basmalah, berkumur-kumur, membasuh lubang hidung, menyapu seluruh rambut dengan air, mendahulukan anggota wudhu yang kanan dari pada yang kiri, menyapu kedua telinga luar dan dalam, membasuh, dan menyela-nyela jari-jari tangan dan kaki.

8. Air Suci

Seorang yang wudhu tetap berprasangka bahwa air yang ia gunakan adalah air yang suci. Jika ia berprasangka bahwa airnya adalah air yang mutanajis (air yang terkena najis), wudhunya tidak sah.

9. Masuk Waktu Sholat

Baca Juga: Mantan Wakapolri Jadi Wakil Presiden Dunia Melayu Dunia Islam

Ini adalah syarat bagi orang yang selalu berhadas, misalnya orang yang terkena istihadah. Biasanya mereka melakukan wudhu saat masuk waktu salat saja.

Load More