SuaraJabar.id - Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menerima satu unit bus operasional yang diperuntukan bagi buruh atau pekerja di wilayah itu.
Bus operasional tersebut merupakan bantuan dari Pemprov Jabar yang diserahkan langsung Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil kepada Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan di Aula Barat Gedung Sate, Bandung pada Senin (13/12/2021).
Hengky mengatakan, bus operasional untuk pekerja atau buruh merupakan salah satu janji pemerintah daerah kepada para kaum Buruh yang akan direalisasikan pada tahun 2022 mendatang.
"Alhamdulillah, hari ini kami menerima bantuan satu unit bus bagi pekerja/buruh. Dan secara bertahap janji kami kepada para kaum buruh sudah mulai terwujud. Jadi, tinggal menyesuaikan jumlah unitnya dengan kebutuhan," kata Hengky.
Rencananya tahun depan Pemkab Bandung Barat bakal menambah dua unit bus tambahan.
Kemudian tahun 2023 Hengky berencana membeli 3-4 unit bus tambahan lainnya yang akan digunakan sebagai kendaraan operasional buruh yang diprioritaskan untuk dikawasan Padalarang dan Cikalong Wetan.
Sebelumnya pada 22 November lalu, di hadapan para buruh Hengky menyatakan bakal menyiapkan tranportasi khusus untuk buruh apabila Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) tahun 2022 tidak mengalami kenaikan.
Hasilnya, UMK di Bandung Barat tahun 2022 tetap tidak naik yakni sebesar Rp 3.248.283,28. Hengky menyebutkan, keberadaan bus operasional nantinya bakal meringankan beban buruh.
"Pemerintah akan mempersiapkan mobil antar jemput dan rumah murah buruh. Kita harap ini bisa meringankan," katanya.
Baca Juga: Tak Mau Kalah dengan Mandalika, Jabar Bakal Desain Ulang Sirkuit Sentul
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Berita Terkait
-
Mesin Turbo Bermasalah, Bus Transjakarta Koridor 2 Mengepulkan Asap Pekat di Senen
-
Bikin Panik! Bus Transjakarta Mati Mesin dan Berasap di Tol, Penumpang Berhamburan Turun
-
Pertamina dan Transjakarta Jajaki Bus Hidrogen untuk Wujudkan Transportasi Rendah Karbon
-
Waduk Jatigede Surut, Masjid yang 11 Tahun Terendam Kembali Muncul
-
Tak untuk Umum! DKI Operasikan 37 Bus Sekolah Khusus Disabilitas di 10 Rute
Terpopuler
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Kronologi Kader PDIP Musyafirin Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai Berujung Usulan Pemecatan
- 4 Shio Ini Diprediksi Panen Cuan dan Sukses Besar di Tahun Kambing Api 2027
Pilihan
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
Terkini
-
Kebakaran Landa Ruang Keuangan RSUD Kota Banjar, Begini Kronologinya
-
Insiden Pembacokan Berdarah di Ciamis, Dua Polisi dan Warga Terluka
-
Persib Apresiasi Penetapan Tiga Tersangka Penyerangan Bus Tim U-18 di Batang
-
Truk Dalmas Diserang Bom Molotov di Dago Bandung, Tiga Polisi Terluka
-
Suhu Tembus 38 Derajat Celsius, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Kekeringan