SuaraJabar.id - Jalan Asia-Afrika Kota Bandung tepatnya setelah Alun-alun Bandung ditutup untuk delapan hari ke depan terhitung sejak Senin (20/12/2021). Penutupan Jalan Asia-Afrika dilakukan mulai pukul 22.00 - 05.00 WIB.
Penutupan Jalan Asia Afrika tersebut merupakan imbas dari pembongkaran Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang berada di depan Kantor Pos Asia-Afrika yang dilakukan Pemerintah Kota Bandung.
Penutupan jalan Bandung ini berlaku bagi kendaraan roda dua maupun roda empat.
Bagi pengendara yang akan melintasi jalan ini bisa mengambil alternatif untuk belok ke Jalan Banceuy tepat sebelum proyek pembongkaran.
Pengendara juga bisa mengambil alternatif belok ke Jalan Braga dan meneruskan perjalanan lewat Jalan Suniaraja lurus ke arah Pasar Baru.
Penutupan ini dilakukan sebagai upaya pengamanan mengingat, proses pembongkaran melibatkan alat berat.
Untuk pengamanan dipantau langsung oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung, Dinas Perhubungan (Dishub) dan aparat kewilayahan setempat.
Seperti diberitakan sebelumnya, Pemkot Bandung memutuskan untuk membongkar JPO tersebut karena sudah tidak berfungsi sebagai mana mestinya. Perda 12 Tahun 2018 tentang barang milik daerah menjadi rujukan utama pembongkaran selain bagian dari revitalisasi kawasan Alun-alun Bandung.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung Ema Sumarna mengungkapkan, dana anggaran yang disiapkan untuk melakukan pembongkaran JPO ini berkisar di Rp1.250.000.000. Selain pembongkaran JPO Asia-Afrika, anggaran ini nantinya digunakan untuk membongkar 2 JPO lainnya yang berada di Depan Sate Harris setelah Simpang Lima dan Kawasan Antapani.
Baca Juga: Iriana Jokowi Minta Pelaku Kekerasan Seksual pada Anak Ditindak Tegas
Selain itu, lanjut Ema, revitalisasi 17 selter bis yang ada di Kota Bandung akan dilakukan menggunakan anggaran tersebut. Nantinya, Pemkot Bandung akan membangun JPO baru di area seberang Masjid Agung yang diharapkan bisa berfungsi lebih maksimal.
Tag
Berita Terkait
-
Persija di Bawah Persib Saat Piala Presiden 2026, STY Siapkan 3 Pemain Baru Hingga TC di Thailand
-
Dan Bandung: Romansa Mahasiswa yang Hangat dengan Bumbu Persahabatan yang Kental
-
Alasan Pemprov DKI Jakarta Bongkar JPO Lama di Rasuna Said
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
Prediksi Skor, Susunan Pemain Persib Bandung vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Pulang Belanja Sayur Subuh Hari, Nenek 62 Tahun di Bogor Meninggal Dunia Tertimpa Tembok Pembatas
-
Eiger Nature Megamendung: Pelopor Ekowisata Masa Depan dengan Vibe Swiss di Jantung Bogor
-
Tolic Wanti-wanti Rival: Ketika Semua Menyatu, Persib Bakal Jadi Tim Luar Biasa
-
Gunakan Uang APBDes Rp574 Juta untuk Renovasi Rumah dan Bayar Utang, Kaur Keuangan Desa di Sukabumi
-
BPK Apresiasi Transformasi Kementerian Hukum, Tata Kelola Terus Didorong Menguat