SuaraJabar.id - Jawa Barat merupakan salah satu wilayah yang banyak dikunjungi wisatawan karena keindahan alam dan budayanya. Salah satu tempat wisata yang sudah terkenal dan memiliki pesona indah adalah Taman Bunga Nusantara.
Taman Bunga Nusantara merupakan tempat wisata berbasis agrowisata di Indonesia. Lokasinya berada di Jalan Mariwati KM 7 Kawungluwuk, Sukaresmi, Cianjur, Jawa Barat.
Cianjur merupakan salah satu kabupaten yang masuk dalam wilayah Jawa Barat dan pasundan.
Pasalnya Taman Bunga Nusantara ini menjadi perintis bagi Agro Wisata lainnya seperti yang berada di Malang dan Bandung.
Selain unik, tempat wisata ini juga memiliki banyak nilai edukasi. Sangat cocok dijadikan wisata keluarga.
Taman ini terletak di ketinggian 750 mdpl, dengan rata-rata suhu harian 20 derajat celcius-26 derajat celcius dan curah hujan 2.475,7 mm.
Lokasinya yang strategis membuat taman ini bisa dijangkau dari berbagai arah. Dari jalan Jakarta-Bandung berjarak 9 kilometer.
Di Taman Bunga Nusantara, pengunjung bisa melihat sekaligus menikmati taman bunga yang indah di lahan yang luas.
Kamu akan dibuat betah di taman bunga ini, sebab udaranya segar dan dingin. Hal ini disebabkan lokasinya yang berdekatan dengan Gunung Gede.
Baca Juga: 10 Daftar Taman Bunga di Indonesia: Surga Pesona Edelweis hingga Amarilis
Taman Bunga Nusantara adalah taman display bunga pertama yang ada di Indonesia. Di taman ini terdapat berbagai jenis koleksi tanaman berbunga yang terkenal unik dari seluruh penjuru dunia.
Hal ini menjadikan Taman Bunga Nusantara sebagai tempat bunga-bunga dari seluruh dunia tumbuh.
Sebab, ratusan varietas tanaman berbunga tertanam di taman ini. Areal yang sangat luas ini menjadi pertumbuhan bunga dari Amerika Selatan, Australia, Afrika dan Asia.
Adapun orang yang merintis atau pemrakarsa Taman Bunga Nusantara adalah Suhardani Bustanil Arifin.
Ia bersama para anggotanya merintis pembangunan taman mulai 1992. Namun pembangunan awal baru dimulai pada 1993.
Pemrakarsa membangun taman itu untuk aset wisata berbasis wisata agro nasional dengan skala internasional.
Berita Terkait
-
Temui Buruh, Ridwan Kamil Ngaku Tak Bisa Ubah UMK 2022
-
Menghibur Diri, Bocah Ini Tirukan Aksi Chef Salt Bae saat Tabur Bunga di Makam Ibunya
-
Pelaku Anggota TNI, Polisi Serahkan Kasus Tabrak Lari Pasangan Sejoli ke Pomdam III
-
Suku Bunga Simpanan Terendah, Tak Ada Alasan Bagi Perbankan Segera Turunkan Bunga Kredit
-
6 Jenis Bunga Gantung di Teras Rumah, Cantik dan Menawan
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
Terkini
-
Tanggap Bencana di Kabupaten Bandung Barat, Bank Mandiri Distribusikan Bantuan bagi Warga Terdampak
-
Tim SAR Evakuasi 10 Jenazah Lagi di Longsor Bandung Barat, Total Korban Capai 70 Orang
-
BRI Perkuat Ekonomi Rakyat lewat Penyaluran KUR Rp178,08 Triliun
-
Kepungan Air di Awal Tahun: Jakarta, Bekasi dan Cirebon Lumpuh Diterjang Banjir
-
Hindari Perbaikan Sia-sia, Pemkab Bogor Tunggu Cuaca Membaik untuk Pengaspalan Permanen