Taman Nasional Ujung Kulon dikelola sebagai Situs Warisan Alam Dunia.
Taman Nasional Ujung Kulon memiliki luas 122.956 hektar dan 44.000 hektarnya berupa lautan.
Di dalam Taman Nasional Ujung Kulon, terdapat 35 jenis mamalia, 5 jenis primata, 59 jenis reptilia, 22 jenis amfibia, 240 jenis burung, 72 jenis insekta, 142 jenis ikan dan 33 jenis terumbu karang.
Satwa yang dilindungi juga yakni banteng, ajag, surili, lutung, rusa, macan tutul, kucing batu, owa, dan kima raksasa.
Fauna yang ada di Taman Nasional Ujung Kulon yang terkenal dan mendominasi yakni Badak Jawa, Anjing Hutan, Owa Jawa, Surili, dan lain sebagainya.
Cagar alam dan objek wisata yang ada di Taman Nasional Ujung Kulon adalah Pulau Peucang, Pantai Selatan, Pulau Panaitan, Kepulauan Handeuleum, Padang Penggembalaan Cidaon, Padang Penggembalaan Cibunar, Gua Sanghyangsirah, Sumber Air Ppanas Cibiuk, Habitat Owa Jawa Curug Cikacang dan lain sebagainya.
Selain itu, Taman Nasional Ujung Kulon juga menyediakan kuliner yang menarik untuk dicicipi. Kuliner tersebut yakni Angeun Lada.
Angeun Lada merupakan makanan berkuah pedas yang terbuat dari jeroan sapi atau daging ayam yang dimasak.
Kuliner lain yang ada di Taman Nasional Ujung Kulon yakni otak-otak, bubur, sup sayur, dan sebagainya. Masakan lain yang wajib dicicipi yakni Pais Solempat. Pais Solempat mirip seperti pepes yang kemudian dibungkus dengan daun pisang. Isinya yakni nasi, jeroan sapi atau kerbau dan daun solempat.
Demikian penjelasan terkait dengan Taman Nasional Ujung Kulon. Tentu saja Taman Nasional Ujung Kulon menjadi pilihan yang tepat untuk dijadikan destinasi wisata.
Baca Juga: 7 Destinasi Wisata Banten, Cocok Dikunjungi Akhir Pekan
Selain karena menjadi rumah bagi segala jenis fauna dan flora, Taman Nasional Ujung Kulon juga menyediakan objek wisata lainnya seperti sungai, air terjun, pantai, dan lain sebagainya.
Kontributor : Annisa Fianni Sisma
Tag
Berita Terkait
-
10 Tempat Wisata di Indonesia yang Terkenal: Bunaken Hingga Ujung Kulon
-
Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Taman Nasional Ujung Kulon, Tak Ditemukan Bekas Luka
-
7 Destinasi Wisata Banten, Cocok Dikunjungi Akhir Pekan
-
Dermaga Cidaun Ambruk, Tiga Wisatawan Ujung Kulon Jatuh ke Laut
-
Alhamdulillah, Populasi Badak Jawa di Taman Nasional Ujung Kulon Bertambah
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Ada Tato Wajah Tersangka dan Tulisan 'Love Topik TH' di Tubuh Korban Penyekapan, Ini Kata Polisi
-
Heboh Asap di Tambang Bawah Tanah Pongkor, PT Antam Pastikan Seluruh Pekerja Aman
-
Luka Parah hingga ke Kaki, Pemulihan Korban Penyekapan Taufik Hidayat Butuh Waktu Setahun
-
PSEL Bogor: Solusi Energi Bersih vs Kekhawatiran Warga Kayumanis
-
BRI Peduli Siapkan PMI Cirebon Jadi Penggerak Ekonomi Lokal Usai Berkiprah di Luar Negeri