SuaraJabar.id - Viral di media sosial seorang istri di Bandung Jawa Barat menjadi korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) oleh suaminya sendiri hingga wajahnya babak belur tak berupa.
Dalam unggahan yang beredar luas di jejaring sosial media, wajah korban yang bernama Shalsabilla Putri AM babak belur hingga nyaris rusak di hampir seluruh sudut.
Matanya lebam biru dan bengkak, bibirnya nyaris robek, dan area sekitar lain di wajah penuh luka dan cakar.
Berdasarkan keterangan unggahan akun @infojawabarat korban kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Pelakunya adalah suaminya sendiri pemilik akun @fadilsimeray yang kini diburu polisi.
Yang mengagetkan publik adalah pelaku diduga merupakan sosok sama yang pernah dihukum Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada 2015 silam atas kasus menginjak bangku fasilitas publik di Kota Bandung tepatnya pada Bulan April 2015 lalu.
Kasus ini viral setelah seorang warga bernama Dimas Ramadan M pemilik akun Twitter @dimasr22 mengunggah peristiwa naas tersebut melalui akun microblogging, Jumat (31/12/2021).
Dimas membeberkan kisah keji yang dialami adik salah seorang rekannya dengan menampilkan bukti foto wajah korban yang babak belur, dan Screen akun media sosial pelaku.
"Tolong bantu up adik temen saya alias tetangga mengalami KDRT, sering banget lihat kasus wanita yang dilecehkan bahkan sampai mengalami kekerasan," cuit Dimas.
Tweet Dimas ini pun langsung ramai dibicarakan dan telah di retweet sebanyak 1.014,94 tweet kutipan dan 1.054 tanda suka.
Baca Juga: Sewa Fotografer Biar Keren Pas Main Bola, Tapi Malah Dibuat Insecure Sama Tim Lawan
Kasus yang ramai di dunia maya ini juga turut diunggah oleh akun Twitter @rezaperkusi yang meminta pelaku untuk segera menyerahkan diri.
"DICARI!!! Fadil alias Bule. Fadil segera kamu menyerahkan diri ke @polrestabesbandung ya, kurang dari 24 jam dari sekarang ini, yang kamu siksa dia adalah seperti adik kami. Kami sudah ambil langkah kepolisian jangan sampai terjadi hal hal yang tidak diinginkan," tulis Reza dalam akunnya.
Reza menyebutkan bahwa korban mengalami tulang pipi dan bagian belakang retak.
Kasus ini telah ditangani pihak kepolisian, sementara info terkini pelaku menghilang dan akun IG nya telah ditutup.
Pelaku pun kini diburu warganet utamanya warga Bandung.
"Orangnya juga menghilang, dicari semua orang Bandung," seperti dalam unggahan story warganet @zennajr22.
Tag
Berita Terkait
-
Persib Bandung dan Federico Barba Resmi Berpisah
-
Momen Langka Adam Alis hingga Ajat Sudrajat Berbagi Lapangan, Reuni Lintas Generasi Persib Bandung
-
Bomber Andalan Persib Jagokan Cristiano Ronaldo Angkat Trofi Piala Dunia 2026, Selain Brasil
-
8 Cara Merawat Sepatu Lari agar Awet dan Tetap Nyaman Digunakan
-
4 Lipstik Matte Tahan Lama Terbaik untuk Bibir Cantik Menurut Review
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes
-
Tak Cukup Satu Tersangka, Pengacara Minta Polres Sukabumi Kota Tahan BHW dan Buru Penerima Video
-
Mahasiswa Bandung Demo Kritik MBG dan Ekonomi, Dedi Mulyadi: Enggak Ada Problem, Sudah Biasa
-
Kios Puncak Cianjur Digusur, Dedi Mulyadi Guyur Modal Usaha Rp10 Juta per Pedagang
-
Beredar Surat Palsu Mutasi Guru Mengatasnamakan BKPSDM Sukabumi