SuaraJabar.id - Peristiwa mengerikan terjadi di wilayah Jalan Leuwidahu, Kecamatan Indihiang, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu (1/1/2022) dini hari.
Sekelompok orang yang diduga merupakan geng motor, menyerang rumah salah satu warga dengan brutal hingga menyebabkan kerusakan.
Hal itu diunggah oleh akun @setiadewifitri yang dipost ulang oleh beberapa akun salah satunya @infotasik.
Keterangan dari warga, geng brutal tersebut awalnya sekitar pukul 4 pagi terdengar melintas, sembari menggerung-gerung suara knalpot motor mereka di sekitaran wilayah Leuwidahu.
"Assalamualaikum mohon bantuannya untuk lapor aparat bahwa di sekitaran leuwidahu barusan telah lewat sekelompok geng motor yang menggeber geber motor sambil berteriak teriak dan melempar batu ke kaca rumah," tulis caption dalam unggahan itu.
Caption tersebut diikuti video amatir dari warga yang memperlihatkan kondisi kaca rumah mereka telah hancur pecah berkeping keping.
"Serem banget min," tambahnya.
Keterangan selanjutnya menceritakan bahwa kejadian ini rupanya tak hanya sekali terjadi melainkan telah berlangsung hampir disetiap malam.
Unggahan itu juga diikuti oleh tag yang ditujukan kepada Polres Tasikmalaya.
Baca Juga: Viral, Mobil Amblas di Pantai PPU, Warganet Sindir: Mau Coba Mobil Amfibi
Warganet juga turut bergidik melihat unggahan yang meresahkan itu.
"Harus bersinergi aparat pemuda dan warga, alim ulama dan elemen elemen lainnya, biar sama sama menjadikan lagi Tasik Kota yang nyaman dan beriman," tulis akun @adami***.
"Lempar batu ke kaca? Sama dengan kejadian tetangga saya di daerah Sukaratu," timpal akun @dinaeg***.
"Tolonglah @polres_tasikmalaya @polrestasikkota, @divisihumaspolri, ini mah bukan meresahkan lagi tapi udah horor," sahut akun @egali***.
"@maunggalunggung_police tolong ditindak lanjuti, bikin resah para warga," tambah akun @nabil***.
Korban berharap agar situasi segera diatasi dan para oknum kelompok geng tersebut segera diamankan.
Berita Terkait
-
Viral, Mobil Amblas di Pantai PPU, Warganet Sindir: Mau Coba Mobil Amfibi
-
Rindu dengan Bibi Andriansyah, Unggahan Fuji Sapa Sang Kakak dan Tampar Nyinyiran Warganet
-
Ditonton 19 Juta Kali, Rombongan Teman Kos ke Kondangan Pakai Kostum Tak Biasa: Ambyar
-
Kasus Penganiayaan Sopir GrabCar Ke Penumpang Wanita Di Tambora Berakhir Damai
-
Cewek Beri Tips agar Pacar Tak Diambil Orang, Minta Pacar Pakai Kaos Gambar Ini
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes
-
Tak Cukup Satu Tersangka, Pengacara Minta Polres Sukabumi Kota Tahan BHW dan Buru Penerima Video
-
Mahasiswa Bandung Demo Kritik MBG dan Ekonomi, Dedi Mulyadi: Enggak Ada Problem, Sudah Biasa
-
Kios Puncak Cianjur Digusur, Dedi Mulyadi Guyur Modal Usaha Rp10 Juta per Pedagang
-
Beredar Surat Palsu Mutasi Guru Mengatasnamakan BKPSDM Sukabumi