Ilustrasi ban bekas. [Shutterstock]
Berikut yang perlu diperhatikan:
- Apa yang akan Anda lakukan dan mengapa itu perlu. Ceruk apa yang akan Anda isi?
- Bagaimana Anda akan menarik aliran ban yang cukup
- Di mana / bagaimana produk akan dijual?
- Apakah situasi saat ini menunjukkan bahwa tujuan rencana bisnis Anda akan berhasil? Bagaimana?
- Bagaimana Anda mencapai tujuan Anda?
- Mengembangkan garis waktu peristiwa yang realistis? Petunjuk: pertahankan relatif singkat (enam bulan, satu tahun, dua tahun).
- Deskripsi latar belakang / pengalaman karyawan kunci
- Deskripsi realistis dari lingkungan bisnis / peraturan
- Deskripsi realistis tentang kompetisi dan / atau hambatan yang harus diatasi
Itulah sejumlah ide bisnis ban bekas yang bisa Anda realisasikan. Jika ingin membangun bisnis dari barang bekas, daur ulang ban bekas bisa jadi pilihan tepat.
Kontributor : Alan Aliarcham
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Wacana Percepatan Pemilu Bikin Panas, GCP Bakal Polisikan Budi Arie
-
Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah
-
Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen
-
Bank SMBC Indonesia Gandeng ADB Perkuat Pembiayaan Perdagangan dan Rantai Pasok
-
Usut Sumber Limbah Kali Jantung, DLHK Depok Gandeng Wilayah Tempuh Jalur Hukum