SuaraJabar.id - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan mengaku kerap mendapat pesan lewat akun media sosial pribadinya perihal permasalahan sampah di kawasan wisata Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Suami dari aktris Sonya Fatmala itu menyebutkan, lewat Direct Messege (DM) Instagram, pengunjung kerap mengeluhkan sampah yang berserakan di kawasan wisata Lembang.
"Malu kalau ada sampah berserakan di pinggir jalan, masyarakat dengan gampang membuang sampah sembarangan. Dan itu banyak DM di media sosial saya," ujar Hengky Kurniawan di Lembang pada Senin (17/1/2022).
Dikatakan Hengky Kurniawan, keindahan panorama alam wisata Lembang belum didukung dengan lingkungan yang bersih dan bebas dari sampah.
Maka dari itu, diperlukan kesadaran semua untuk membuat Lembang terbebas dari sampah sehingga tidak mengganggu pariwisata.
Dirinya mengungkapkan, kawasan Lembang masih menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan. T
ak heran jika dalam setahun ada sekitar 7-8 juta wisatawan berkunjung ke Lembang.
Dengan adanya permasalahan sampah itu, Hengky
mengaku prihatin dengan kondisi sepanjang jalan depan Pasar Panorama Lembang yang kembali dipenuhi sampah, padahal beberapa bulan lalu telah dilakukan normalisasi pembersihan saluran air (drainase).
"Tetapi kami sadari bahwa anggaran pengelolaan sampah sangat terbatas, oleh sebab itu perlu kolaborasi pentahelik, tinggal camat dorong CSR agar Lembang tetap bersih," ujarnya.
Baca Juga: Tahanan Kabur dari Sel Polsek Cikalongwetan, Polisi Bentuk Tim Pemburu
Pihaknya mengajak para kepala desa di Lembang supaya lebih baik lagi dalam pengelolaan sampah di wilayahnya.
Menurut dia, yang tadinya sampah dikumpulkan, diangkut lalu dibuang ke TPA, tetapi mulai sekarang paradigma itu diubah, sampah harus bisa diolah menjadi berkah.
Bahkan, untuk memotivasi setiap desa agar berlomba dalam pengelolaan sampah, pihaknya berjanji bakal memberikan hadiah Rp 1,5 miliar bagi desa kreatif.
"Kalau nanti desa-desa ini kreatif dalam segala hal, tentu ada reward dari pemerintah, kita anggarkan Rp1,5 miliar untuk hadiah. Hadiahnya bisa dimanfaatkan untuk pembangunan desa, pengelolaan sampah dan lain-lain," ungkapnya.
Selain pengelolaan sampah, dalam jangka waktu dekat Pemkab Bandung Barat akan melakukan penataan Lembang. Rencananya, sekitar alun-alun bakal menjadi kawasan pedestrian percis seperti di Braga Kota Bandung.
"Kita anggarkan Rp 9 miliar dulu, bertahap. Nanti mudah-mudahan bantuan dari provinsi mengalir ke kita. Saya ingin Lembang seperti Braga, ramah bagi pejalan kaki," pungkas Hengky Kurniawan.
Berita Terkait
-
Muak Kondisi Pemerintahan dan Pembangunan, Warga Kabupaten Bandung Barat Ngadu ke Jakarta
-
Debit Sungai Citarum Menyusut, Alur Sungai Mulai Dipenuhi Sedimentasi dan Sampah
-
Gandeng Hengky Kurniawan, Run Like a Pro di Bandung Dorong Gaya Hidup Sehat Anak Muda
-
Situ Ciburuy Mulai Mengering, Daratan Muncul di Tengah Danau
-
Polusi Debu Kapur Selimuti Permukiman Warga Citatah
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Rayakan Musim Baru PERSIB, bank bjb Kasih Diskon Rp50 Ribu untuk Bobotoh
-
BRI Buktikan Komitmen di Dunia Olahraga, Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan
-
Kebakaran Lahan di Ciumbuleuit Bandung Diduga Dipicu Sampah Ilegal, Farhan Dorong Penyelidikan
-
Gedor Wilayah Cicendo, Tim Gabungan Kota Bandung Eksekusi 18 Bangunan Liar demi Penataan Ruang